Jumat, 09 Oktober 2026
17:00 WIB
TERKINI
Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober Hukum Pujianto Divonis 8 Bulan Penjara: Perdagangan Ajinomoto Palsu Merugikan Konsumen Lampung Lampung Diprediksi Cerah Berawan, Hujan Lokal Sambangi Beberapa Wilayah Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober Hukum Pujianto Divonis 8 Bulan Penjara: Perdagangan Ajinomoto Palsu Merugikan Konsumen Lampung Lampung Diprediksi Cerah Berawan, Hujan Lokal Sambangi Beberapa Wilayah
Paul Dukas

Paul Dukas

Bagikan:
250px-Paul_Dukas_01.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Paul Dukas

Paul Abraham Dukas (bahasa Prancis: [dykas]; lahir 1 Oktober 1865 – meninggal 17 Mei 1935) adalah seorang komponis, kritikus, dan guru musik Prancis.[1] Ia pernah memenangkan hadiah kedua Prix de Rome. Paul Dukas termasuk seniman yang kritis terhadap karya seni sendiri.[1] Ia bahkan memusnahkan beberapa karyanya karena ketidakpuasannya.[1] Dukas mencita-citakan ekspresi yang sesuai dengan zamannya, ia menuangkan gagasan dalam bentuk dan struktur karya seni klasik.[1] Meskipun ia banyak menciptakan karya musik, akan tetapi yang benar-benar dianggapnya sebagai kreasi tidak lebih dari sepuluh buah.[1] Ia menciptakan berbagai bentuk karya musik, di antaranya musik orkestra, opera, musik simfoni, dan musik piano.[1] Beberapa karya terkenal adalah The Sorcerer's Apprentice, (L'apprenti sorcier).[1] Karya musik operanya, di antaranya adalah [[Ariane et Barbe-bleue.[1] Dukas belajar di Paris Conservatori (sebuah akademi musik).[2] Ia mengajar dan berkarya dari tahun 1927 hingga meninggal juga di konservatori tersebut.[2] Dia juga memberikan kontribusi kritik musik untuk beberapa tulisan musik di Paris.[2] Tulisan-tulisannya dikumpulkan, diberi judul Les Écrits de Paul Dukas sur la musique (1948), termasuk beberapa esai terbaik yang pernah diterbitkan pada Jean-Philippe Rameau, Christoph Gluck, dan Hector Berlioz.[2] Pada 1935 ia wafat dalam usia 70 tahun di Paris.[3]

Rujukan

  1. 1 2 3 4 5 6 7 8 (Indonesia)Hassan Shadily & Redaksi Ensiklopedi Indonesia (Red & Peny)., Ensiklopedi Indonesia Jilid 2 (CES-HAM). Jakarta: Ichtiar Baru-van Hoeve, hal. 686
  2. 1 2 3 4 Paul Dukas diakses 28 Mei 2014
  3. ↑ R. Nugroho, Kolik (2016). Buku Almanat Musik Indonesia 2005-2015. Jakarta: Insan Cendekia Madani. hlm. 53. ISBN 9786027365407.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan