Rabu, 28 Oktober 2026
17:33 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Paul Dukas

Paul Dukas

Bagikan:
250px-Paul_Dukas_01.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Paul Dukas

Paul Abraham Dukas (bahasa Prancis: [dykas]; lahir 1 Oktober 1865 – meninggal 17 Mei 1935) adalah seorang komponis, kritikus, dan guru musik Prancis.[1] Ia pernah memenangkan hadiah kedua Prix de Rome. Paul Dukas termasuk seniman yang kritis terhadap karya seni sendiri.[1] Ia bahkan memusnahkan beberapa karyanya karena ketidakpuasannya.[1] Dukas mencita-citakan ekspresi yang sesuai dengan zamannya, ia menuangkan gagasan dalam bentuk dan struktur karya seni klasik.[1] Meskipun ia banyak menciptakan karya musik, akan tetapi yang benar-benar dianggapnya sebagai kreasi tidak lebih dari sepuluh buah.[1] Ia menciptakan berbagai bentuk karya musik, di antaranya musik orkestra, opera, musik simfoni, dan musik piano.[1] Beberapa karya terkenal adalah The Sorcerer's Apprentice, (L'apprenti sorcier).[1] Karya musik operanya, di antaranya adalah [[Ariane et Barbe-bleue.[1] Dukas belajar di Paris Conservatori (sebuah akademi musik).[2] Ia mengajar dan berkarya dari tahun 1927 hingga meninggal juga di konservatori tersebut.[2] Dia juga memberikan kontribusi kritik musik untuk beberapa tulisan musik di Paris.[2] Tulisan-tulisannya dikumpulkan, diberi judul Les Écrits de Paul Dukas sur la musique (1948), termasuk beberapa esai terbaik yang pernah diterbitkan pada Jean-Philippe Rameau, Christoph Gluck, dan Hector Berlioz.[2] Pada 1935 ia wafat dalam usia 70 tahun di Paris.[3]

Rujukan

  1. 1 2 3 4 5 6 7 8 (Indonesia)Hassan Shadily & Redaksi Ensiklopedi Indonesia (Red & Peny)., Ensiklopedi Indonesia Jilid 2 (CES-HAM). Jakarta: Ichtiar Baru-van Hoeve, hal. 686
  2. 1 2 3 4 Paul Dukas diakses 28 Mei 2014
  3. ↑ R. Nugroho, Kolik (2016). Buku Almanat Musik Indonesia 2005-2015. Jakarta: Insan Cendekia Madani. hlm. 53. ISBN 9786027365407.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan