Kamis, 29 Oktober 2026
14:54 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Patrick Anthony Ludden

Patrick Anthony Ludden

Bagikan:

Patrick Anthony Ludden
Uskup Syracuse
250px-Patrick_Anthony_Ludden.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
TakhtaKeuskupan Syracuse
Masa jabatan
1887-1912
PenerusJohn Grimes
Imamat
Tahbisan imam
21 Mei 1864
oleh Ignace Bourget
Tahbisan uskup
1 Mei 1887
oleh Michael Corrigan
Informasi pribadi
Lahir(1836-02-04)4 Februari 1836
Breaffy, County Mayo, Irlandia
Meninggal12 Agustus 1912(1912-08-12) (umur 76)
Syracuse, New York, Amerika Serikat
Orang tuaAnthony dan Ellen (née Fitzgerald) Ludden
PendidikanSt. Jarlath's College
Seminari Besar Montreal
SemboyanJustitia et pax
(Keadilan dan perdamaian)

Patrick Anthony Ludden (4 Februari 1836 – 6 Agustus 1912) adalah seorang prelat Gereja Katolik Roma kelahiran Irlandia. Ia menjabat sebagai uskup pertama dari Keuskupan Syracuse yang baru di New York dari 1887 sampai kematiannya pada 1912.

Biografi

Kehidupan awal

Patrick Ludden lahir pada 4 Februari 1836, di Breaffy, dekat Castlebar, County Mayo, Irlandia dari pasangan Anthony dan Ellen (née Fitzgerald) Ludden.[1] Ia lulus dari St. Jarlath's College di Tuam, Irlandia pada 1861. Ludden kemudian datang ke Kanada untuk masuk Seminari Besar Montreal di Montreal, Quebec.[2]

Imamat

Setelah merampungkan pendidikan teologi, Ludden ditahbiskan menjadi imam di Montreal untuk Keuskupan Albany oleh Uskup Ignace Bourget pada 21 Mei 1864. Setelah penahbisan, Ludden datang ke Amerika Serikat, tempat Bourget menugaskannya menjadi rektor Paroki Santo Yosef di Malone, New York.[1] Ia kemudian menjabat sebagai sekretaris untuk Uskup John McCloskey.[3] Ludden kemudian diangkat menjadi kanselir keuskupan, dan menyertai Uskup John J. Conroy sebagai teolognya pada 1869 ke Konsili Vatikan Pertama di Roma.[1] Pada 1872, Ludden menjadi rektor Katedral Perawan Tak bernoda di Albany, New York, dan vikaris jenderal keuskupan.[2] Ia diangkat menjadi rektor Gereja Santo Petrus di Troy, New York, pada 1880.[4]

Uskup Syracuse

330px-Cathedral_of_the_Immaculate_Conception%2C_Syracuse%2C_New_York_-_20210508.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Katedral Perawan Tak Bernoda, Syracuse, New York (2021)

Pada 14 Desember 1886, Ludden diangkat menjadi uskup pertama dari Keuskupan Syracuse yang baru didirikan oleh Paus Leo XIII.[5] Ia menerima penahbisan episkopal di Gereja Maria Diangkat ke Surga, Syracuse pada 1 Mei 1887, dari Uskup Agung Michael Corrigan, dengan Uskup Bernard McQuaid dan Francis McNeirny bertindak sebagai ko-konsekrator.[5] Pada masa jabatannya selaam 25 tahun, ia memimpin masa pertumbuhan besar di keuskupan muda tersebut.[6]

Pada masa kedatangan Ludden, keuskupan tersebut memiliki 70.000 umat Katolik, 74 imam, 46 paroki, 20 gereja misi, dan 16 sekolah parokial.[2][4] Pada masa kematiannya, terdapat lebih dari 150.000 umat Katolik, 129 imam, 80 paroki, 36 gereja misi, dan 21 sekolah parokial.[2] Ia memilih Gereja Santa Maria di Syracuse sebagai katedral barunya pada 1903, dan meresmikannya pada September 1910 sebagai Katedral Perawan Tak Bernoda.[4]

Uskup Ludden menyumbangkan sebuah altar kepada Gereja Bunda dari Rosario, Castlebar, County Mayo.[3]

Kematian dan warisan

Patrick Ludden meninggal di kediamannya di Syracuse, New York, pada 12 Agustus 1912, dalam usia 74 tahun.[5] Ia dimakamkan di Katedral Perawan Tak Bernoda.[1] Bishop Ludden Junior/Senior High School di Syracuse diambil dari namanya.[7]

Referensi

Pranala luar

Jabatan Gereja Katolik
Didahului oleh:
Tidak ada
Uskup Syracuse
1887–1912
Diteruskan oleh:
John Grimes
40px-Gilbert_Stuart_Williamstown_Portrait_of_George_Washington.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Artikel bertopik biografi Amerika Serikat ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Ikon rintisan

Artikel bertopik biografi tokoh Gereja Katolik ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan