
Pater Patriae (terj. har. 'Bapak Tanah Air'; jamak: Patres Patriae) adalah sebuah gelar kehormatan di Romawi kuno. Gelar tersebut diberikan oleh Senat Romawi. Pada masa Republik Romawi, gelar tersebut hanya diberikan sebanyak dua kali: kepada Camillus dan Cicero. Di bawah Kekaisaran Romawi, gelar tersebut secara khusus diberikan kepada kaisar Romawi, biasanya setelah bertahun-tahun berkuasa dengan kesuksesan. Tak semua kaisar diberi gelar tersebut, sementara lainnya ditawarkan namun enggan menerimanya. Sebanyak 23 kaisar menerima gelar tersebut, bermula dengan Augustus.
Pada zaman modern awal dan zaman modern akhir, gelar Latin yang sama diberikan kepada sejumlah besar pemimpin nasional oleh warga atau parlemen mereka. pada saat ini, gelar setaranya adalah bapak bangsa, yang diterjemahkan ke dalam bahasa nasional.
Sejarah Romawi
Pater Patriae diberikan kepada orator dan negarawan Marcus Tullius Cicero, atas jasanya dalam menekan konspirasi Catilinarian pada 63 S,. Gelar serupa, parens patriae, yang bersifat mirip namun berkonotasi lebih sempit, diberikan kepada Julius Caesar, yang menjadi penguasa de facto Romawi sebagai diktator abadi. Caesar mengisi Senat dengan para pendukungnya sendiri, yang memberikannya gelar tersebut pada 45 SM untuk mengakhiri perang saudara yang ia mulai sendiri.[1]
Referensi
- ↑ Stevenson, Tom (2009). "Acceptance of the Title Pater Patriae in 2 BC*". Antichthon. 43: 97–108. doi:10.1017/S0066477400001970. S2CID 140903086.
| Internasional | |
|---|---|
| Nasional | |
| Lain-lain | |
Artikel bertopik Romawi ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya. |