Senin, 12 Oktober 2026
19:09 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM
Pasquino

Pasquino

Patung di Roma sejak abad ke-16

Bagikan:
250px-Pasquino_2018.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Patung Pasquino

Pasquino adalah sebuah patung di Roma sejak abad ke-16.[1] Nama patung ini diambil dari nama seorang penjahit di Roma pada abad ke-15 yang terkenal karena kejenakaan dan sindirannya.[1] Menurut cerita yang berbeda, nama patung ini diambil dari nama perajin yang mahir dalam membuat puisi satir.[2] Ada juga yang mengatakan bahwa Pasquino berasal dari nama kepala sekolah yang memiliki kemiripan dengan patung.[2] Pasquino populer antara abad ke-16 dan abad ke-19. Wajah patung tersebut rusak, tidak memiliki tangan dan kaki.[2] Sulit untuk mengetahui sipakah subjek dari patung ini, kemungkinan besar adalah pahlawan dari Yunani kuno (Menelaus, Ajax atau Hercules).[2] Pasquino ditemukan pada tahun 1501 saat renovasi jalan dan Palazzo Braschi di Piazza, tempat Pasquino berada saat ini (sebelumnya bernama Piazza Parione, sekarang Piazza Pasquino).[2] Cardinale Carnafa sebagai orang yang bertanggung jawab atas renovasi bersikeras menyelamatkan patung meskipun banyak orang merasa patung tersebut tidak memiliki nilai.[2]

Di Roma terdapat praktik untuk menyampaikan ketidakpuasan masyarakat melalui patung.[2] Di malam hari, tulisan sindiran terhadap tokoh publik akan digantung di leher patung sehingga di pagi hari tulisan tersebut bisa dibaca oleh semua orang.[2] Praktik ini disebut Pasquinate.[2] Orang-orang juga menggunakan Pasquino untuk menyebarkan fitnah terhadap lawan-lawan politik.[2]

Referensi

  1. 1 2 Ichtiar Baru Van Hoeve; Hassan Shadily. Ensiklopedia Indonesia, Jilid 7 (edisi khusus). Jakarta: PT Ichtiar Baru van Hoeve.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link) Pemeliharaan CS1: Lokasi penerbit (link)
  2. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 "Pasquino: Talking statue of Rome". Diakses tanggal 24 Juni 2014.
Italia

Artikel bertopik Italia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan