Selasa, 29 September 2026
10:43 WIB
TERKINI
Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Internasional Profesor Biao Xiang: Idola Gen Z China yang Berani Bahas Kecemasan Hidup Berita Pelaku Injak Al-Qur'an di Lebak Divonis Penjara, Wajib Minta Maaf Publik Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Berita Evakuasi Buaya Peliharaan di Bandar Lampung Penuh Haru, Pemilik Sempat Pingsan Berita Polemik Buku 'Memburu Muhammad': Penulis dan Tokoh Islam Jelaskan Niat Baik Regional Flyover Ciroyom Bandung Rampung, Solusi Baru Atasi Kemacetan Kota Regional Informasi Persiapan Vihara Jelang Imlek Belum Tersedia Regional Wujudkan Rumah Impian: Pendaftaran KPR Kini dalam Genggaman dengan BTN Mobile Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Internasional Profesor Biao Xiang: Idola Gen Z China yang Berani Bahas Kecemasan Hidup Berita Pelaku Injak Al-Qur'an di Lebak Divonis Penjara, Wajib Minta Maaf Publik Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Berita Evakuasi Buaya Peliharaan di Bandar Lampung Penuh Haru, Pemilik Sempat Pingsan Berita Polemik Buku 'Memburu Muhammad': Penulis dan Tokoh Islam Jelaskan Niat Baik Regional Flyover Ciroyom Bandung Rampung, Solusi Baru Atasi Kemacetan Kota Regional Informasi Persiapan Vihara Jelang Imlek Belum Tersedia Regional Wujudkan Rumah Impian: Pendaftaran KPR Kini dalam Genggaman dengan BTN Mobile Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto
Pashtunwali

Pashtunwali

gaya hidup tradisional orang Pashtun

Bagikan:
Bagian dari sebuah seri tentang
Suku Pashtun
Kerajaan
Agama
250px-Afghan_provincial_governors_front_row.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Gubernur Provinsi di Afganistan

Pashtunwali (bahasa Pashtun:پښتونوالی), juga disebut sebagai Afghanyat, memiliki arti gaya hidup tradisional dari suku Pashtun.[1] Pengartian tersebut juga dapat ditafsirkan menjadi "cara Pashtun" atau "kewajiban hidup".[2] Pashtunwali banyak diterapkan dalam suku Pashtun,[3] khususnya suku Pashtn non-urbanisasi di pinggiran negara. Selain diterapkan oleh para anggota diaspora Pashtun, gaya hidup tersebut diadopsi oleh orang-orang Afganistan di seluruh belahan negara dan orang-orang Pakistan yang tinggal di wilayah-wilayah Pashtun atau dekat dengan suku Pashtun, yang secara bertahan menjadi ter-Pashtunisasi sepanjang waktu.

Referensi

  1. ↑ "Pashtunwali". Diarsipkan dari asli tanggal 2019-08-06. Diakses tanggal 2019-11-26.
  2. ↑ Banting, Erinn (2003). Afghanistan the People. Crabtree Publishing Company. hlm. 14. ISBN 0-7787-9335-4. Diakses tanggal 29 Oktober 2010.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ Cassidy, Robert M. (April 2012). War, Will, and Warlords. Marine Corps University Press. hlm. 10. ISBN 978-0-16-090300-7.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan