Senin, 28 September 2026
03:52 WIB
TERKINI
Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda

Pascal

halaman disambiguasi Wikimedia

Blaise Pascal lahir di Clermont-Ferrand Prancis 19 Juni 1623. Ayahnya bernama Etienne Pascal yang menjabat sebagai kepala pengadilan di Clermont ketika Blaise Pascal lahir. Ia dididik oleh ayahnya yang amat terpelajar. Pascal tertarik pada banyak disiplin pengetahuan, diantaranya Matematika, Fisika, Filsafat dan Teologi. Karyanya yang terkenal ialah Pensees sur la Religion et sur quel que Autres Sujet yang biasa disebut Pensees saja, isinya serangan terhadap Jesuit (para gerejawan), serangan terhadap para pemikir bebas, serangan terhadap atheisme dan anti Yahudi. Dalam menyiapkan buku itu ia mempelajari kitab suci secara serius. Ia banyak mempelajari pemikiran Agustinus (354-430) dan Montaigne (1533-1592). Pada tahun 1646 seluruh keluarga Pascal masuk madzhab Jansenisme, yaitu suatu aliran dalam agama Katolik yang tanpa kompromi menganut teologi Agustinus dan mengingkari dunia.[1]

Pascal dapat mengacu pada beberapa hal berikut:

Hal-hal yang dinamai atas Blaise Pascal:

Ikon disambiguasi
Halaman disambiguasi ini berisi daftar artikel nama orang (yang terkadang digunakan untuk nama tempat) yang memiliki judul yang sama.
Jika Anda mencapai halaman ini dari sebuah pranala internal, Anda dapat membantu mengganti pranala tersebut ke orang yang tepat.
  1. ↑ Ahmad Tafsir, Filsafat Umum: Akal dan Hati dari Thales Sampai Capra, Bandung: Remaja Rosdakarya, 2000, 156.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan