Minggu, 01 November 2026
09:16 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Pasar Namdaemun

Pasar Namdaemun

Bagikan:
250px-Namdaemun-sijang.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Pasar Namdaemun.

Pasar Namdaemun atau Namdaemun Sijang adalah pasar yang terletak di Seoul, Korea Selatan.[1] Pasar Namdaemun terletak di sebelah timur Gerbang Besar Selatan (Sungnyemun) yang bersejarah dengan luas 40.000 m².[1] Dibangun pada tahun 1946, Pasar Namdaemun merupakan salah satu pasar tradisional yang terbesar di Korea.[2] Di dalam pasar ini, terdapat 58 buah bangunan yang melingkupi sekitar 9000 buah toko yang menjual berbagai jenis barang, antara lain pakaian, kain, peralatan rumah tangga, peralatan dapur, bahan makanan dan lain-lain dalam harga yang murah.[1] Pakaian anak-anak adalah produk utama khas Pasar Namdaemun.[1] Sekitar 90 % pakaian anak-anak di Korea Selatan dijual melalui pasar ini.[1]

Pasar ini sangat populer bagi para wisatawan asing yang berkunjung ke Seoul.[1] Tiap hari Pasar Namdaemun buka pada pukul 11.00 pagi dan tutup pada pukul 03.00 pagi pada hari berikutnya.[1] Sampai tengah malam pun, Pasar Namdaemun masih ramai dikunjungi para pembeli dan pedagang yang melakukan transaksi jual beli.[1]

Referensi

  1. 1 2 3 4 5 6 7 8 (Inggris) Passport to Korean Culture. Korean Culture and Information Service - Ministry of Culture, Sports and Tourism, Seoul, Republic of Korea. 2010. hlm. 13. ISBN 978-89-7375-153-2 03910.
  2. ↑ (Inggris) Namdaemun Market Diarsipkan 2010-10-25 di Wayback Machine, visitkorea. Diakses pada 4 Agustus 2010.

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Namdaemun Market.


Ikon rintisan

Artikel bertopik bangunan dan struktur ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan