Jumat, 06 November 2026
17:43 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis
Partai Refah

Partai Refah

partai politik di Turki

Bagikan:
Untuk partai politik India, lihat Partai Kesejahteraan India.
Partai Kesejahteraan
Refah Partisi
250px-Refah_Partisi_logo.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Ketua umumNecmettin Erbakan
PendiriAli Türkmen
Ahmet Tekdal
Necmettin Erbakan
Dibentuk19 Juli 1983
Dilarang16 Januari 1998
Didahului olehPartai Keselamatan Nasional
Diteruskan olehPartai Kebajikan
Kantor pusatAnkara, Turki
IdeologiMillî Görüş
Islamisme
Konservatisme religius
Sentimen Anti-Barat
Eroskeptisme keras
Posisi politikSayap kanan ke kanan jauh
AgamaIslam Sunni
250px-RefahPartisiClock.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Jam yang menampilkan lambang Partai Kesejahteraan. Slogan partai diterjemahkan sebagai "Keadilan adalah tujuan kami."

Partai Kesejahteraan (bahasa Turki: Refah Partisi) adalah sebuah partai politik berhaluan Islamis di Turki.

Sejarah

Didirikan Ahmed Tekdal pada 1983, partai ini mulai diperhitungkan dalam Parlemen Turki saat partai ini selalu berhasil meraih kursi dalam berbagai pemilu. Partai Refah juga turut serta dalam koalisi di pemerintahan, dan popularitasnya makin meningkat. Pada pemilu lokal November 1992, Partai Refah unggul di 4 dari 6 wilayah wali kota di Istambul.

Untuk pertama kalinya pada pemilu lokal 27 Maret 1994 partai Islam ini berhasil merebut jabatan gubernur di 2 kota penting di Turki, yakni Istanbul (dulu ibu kota Turki Utsmani) dan Ankara. Puncaknya terjadi pada saat pemilu yang diadakan Sabtu, 24 Desember 1995. Pada pemilu ini partai ini mengangkat jargon keadilan dan kesejahteraan di samping isu luar negeri, terutama yang menyangkut Bosnia dan Chechnya. Dengan memanfaatkan isu agama partai ini berhasil memperoleh 23% suara. Namun, karena tidak mayoritas, partai ini harus bergabung dengan partai lain agar bisa menyusun pemerintahan. Akhirnya partai ini berkoalisi dengan Partai Jalan Kebenaran yang dipimpin Tansu Çiller. Koalisi ini terwujud karena adanya kesepakatan seperti:

  • Kedudukan perdana menteri dijabat secara bergantian antara kedua pimpinan partai.
  • Partai Tansu Çiller menduduki jabatan strategis dalam kementerian dalam dan luar negeri, pertahanan, keuangan, ekonomi, dan pendidikan.
  • Tetap konsisten menjalankan pemerintahan sekuler.
  • Tetap menganggap Turki sebagai bagian dari dunia Barat.
  • Mempertahankan keanggotaan di NATO.
  • Berjanji untuk selalu merujuk pada sistem militer dan mengambil pendapatnya dalam tiap persoalan.

Kesepakatan tersebut merugikan partai ini karena menutup kesempatan baginya memperjuangkan syariat Islam. Walau begitu, masih ada ketakutan kalangan sekuler bila kelak syariat Islam diterapkan. Mereka khawatir terjadi pembatasan kebebasan dan keterbukaan yang dinikmati. Nmaun buru-buru Erbakan menegaskan bahwa Partai Refah ialah partai yang mengutamakan persaudaraan, perdamaian, dan cinta. Ia enggan bicara syariat Islam. Malah, salah satu anggota parlemen dari partai ini berkata lembek: "Saya akan berusaha membujuk rakyat agar menjauhi MiRas. Saya tidak melihat produksi MiRas merupakan tindakan yang benar. Akan saya tutup pabrik-pabrik yang memproduksi minuman keras dan menggantikannya dengan pabrik lain hingga tak terjadi pengangguran jika menutup suatu pabrik tanpa ada penggantinya."

Meski sudah ada penegasan seperti itu, masih pula kekhawatiran ada. Malahan militer melihat Refah sebagai ancaman yang harus segera disingkirkan. Buntutnya kekuasaan Partai Refah harus diakhiri dengan alasan menjaga sekularisme. Partai Refah dinyatakan sebagai partai terlarang dan pemimpinnya Necmettin Erbakan dilarang berpolitik.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan