Rabu, 28 Oktober 2026
18:38 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK

Paritas risiko

Bagikan:

Paritas risiko adalah sebuah strategi dalam teori investasi yang menggunakan variabel risiko untuk menentukan alokasi di berbagai komponen pada portofolio investasi (investment portfolio).[1][2] Dalam ilmu ekonomi, portfolio investasi, atau dikenal juga dengan investasi di sektor keuangan (Financial asset investment), adalah komitmen untuk mengikatkan aset pada surat-surat berharga (sekuritas) yang diterbitkan oleh individu, kolektif, hingga oleh pemerintah.[3] Adapun jenis portfolio inverstasi terdiri atas utang piutang antar pribadi, dan produk derivative (turunan) seperti kontrak berjangka (futures).[3] Portfolio investasi juga merupakan arus modal internasional dalam bentuk pembelian aset-aset finansial seperti saham, obligasi dan surat-surat berharga lainnya.[3] Jenis protfolio investasi adalah salah satu jenis investasi yang paling cepat menyebar keseluruh penjuru dunia melalui pasar uang dan pasar modal di pusat-pusat keuangan internasional, seperti New York, London, Paris, Frankfurt, Tokyo, Hongkong dan Singapura.[3] Dengan mempelajari paritas risiko, seorang investor dapat menentukan komponen-komponen pada portfolio investasinya dan mendapatkan peluang investasi yang lebih besar.[4][2]

Deskripsi

Paritas risiko digunakan untuk mengalokasikan modal di berbagai kelas aset.[2][1] Teori paritas ekonomi memiliki kemiripan dengan Teori Portofolio Modern (Modern Portfolio Theory/MPT).[2][1] Pada Teori Portfolio Modern, campuran kelas aset yang ideal dapat dicari berdasarkan pada tingkat keuntunganan (return) dan risiko yang diharapkan.[2][1] Adapun pada paritas risiko, portfolio investasi dapat dialokasikan dengan cara menyamakan besaran risiko pada setiap kelas aset tanpa mempertimbangkan tingkat keuntungan (return) yang diharapkan.[2][1] Oleh karena itu, paritas risiko menggunakan penggunaan aset dan sumber dana (leverage) untuk mengukur alokasi dari besaran perubahan harga (volatilitas) yang diinginkan.[2][1] Berdasarkan hasil penelitian terbaru, pendekatan paritas risiko terbukti dapat menghasilkan tingkat keuntungan (return) yang lebih besar pada level perubahan harga (volatilitas) yang sama.[2][4]

Metode

Pada teori paritas risiko, untuk bisa mendapatkan tingkat keuntungan (return) yang maksimal.dapat ditempuh dengan dua metode.[2] Pertama, keuntungan yang disesuaikan dengan risiko dari aset berisiko rendah (obligasi) harus melebihi keuntungan yang disesuaikan dengan risiko pada aset berisiko tinggi (saham).[2] Hal ini diperlukan agar portfolio dari leverage aset berisiko rendah (obligasi) membawa keuntungan yang lebih besar (return) dari investasi langsung pada aset berisiko tinggi (saham) dengan level risiko yang sama.[2] Kedua, biaya leverage harus lebih rendah, sehingga keuntungan (return) yang diharapkan dari alokasi bersih biaya pendanaan dapat melebihi keuntungan pada alokasi tradisional.[2] Bagi investor yang dapat mengakses leverage secara efisien, menggunakan metode paritas risiko telah menjadi strategi yang diminati.[2] Hal ini karena, selama beberapa dekade, paritas risiko membawa lebih banyak keuntungan daripada keuntungan yang didapat dari saham.[2][4]

Lihat pula

Bentuk lain dari risiko

Referensi

  1. 1 2 3 4 5 6 (Inggris) BARONE, ADAM (22 April 2019). "Risk Parity". Investopedia. Diakses tanggal 16 Februari 2020.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 (Inggris) "How does Risk Parity work?". Support Wealthfront. 14 Februari 2020. Diarsipkan dari asli tanggal 2020-02-16. Diakses tanggal 16 Februari 2020.
  3. 1 2 3 4 (Indonesia) Sihombing, Martin (25 Juli 2013). "Kamus Ekonomi: Apa Arti Portofolio Investment". Finansial Bisnis. Diakses tanggal 16 Februari 2020.
  4. 1 2 3 (Inggris) "Risk Parity is about balance" (PDF). BRIDGEWATER. Diakses tanggal 16 Februari 2020.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan