Minggu, 04 Oktober 2026
07:09 WIB
TERKINI
Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan
Parias

Parias

Bagikan:
Untuk putra Philomelus dalam mitologi Yunani, lihat Parias (mitologi).
330px-Taifas.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Peta (dalam bahasa Spanyol) kerajaan-kerajaan taifa dan negara-negara Kristen pada masa perpecahan Kekhalifahan (1031).

Di Spanyol pada Abad Pertengahan, parias (dari bahasa Latin abad pertengahan pariāre, "untuk membuat kesetaraan [sebuah catatan]", seperti bayaran)[1] adalah sebuah bentuk upeti yang dibayarkan oleh taifa-taifa al-Andalus kepada kerajaan-kerajaan Kristen dari utara.[2] Parias mendominasi hubungan antara negara-negara Islam dan Kristen selama bertahun-tahun setelah disintegrasi Kekhalifahan Córdoba (1031) sampai reunifikasi Spanyol Iaslam di bawah dinasti Almoravid (bermula pada 1086).[3] Parias adalah sebuah bentuk uang perlindungan yang dihimpun lewat perjanjian. Orang yang dibayar memberikan perlindungan militer tributer melawan musuh-musuh baik Islam maupun Kristen. Biasanya, pengadaan aslinya dipaksakan, baik lewat razzia besar atau ancaman, atau sebagai biaya mendukung satu pihak Islam melawan pihak Islam lainnya.[4] (kata "taifa" artinya "[kerajaan] partai" dan merujuk kepada pengadaan faksionalisme di Spanyol Islam pada era taifa.)[5]

Catatan

  1. ↑ "parias." Diccionario de la Lengua Española, 22nd ed. (online).
  2. ↑ According to Catlos, 83, Arabic authors referred to the parias as a jizya, the equivalent of the Islamic head tax on non-believers.
  3. ↑ Fletcher, 7–8.
  4. ↑ Reilly, 9.
  5. ↑ "Taifa." Encyclopædia Britannica. 2009. From Encyclopædia Britannica Online. Retrieved 8 August 2009.

Karya kutipan

Ikon rintisan

Artikel bertopik sejarah ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan