Jumat, 06 November 2026
20:04 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis
Kupu-kupu ekor layang-layang

Kupu-kupu ekor layang-layang

Bagikan:
Kupu-kupu ekor layang-layang
250px-Papilionidae_-_Oslo_Zoological_Museum_-_IMG_9085T.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Beberapa spesies dari Kupu-kupu ekor layang-layang (Papilionidae)
Klasifikasi ilmiah
Kerajaan:
Filum:
Kelas:
Ordo:
Subordo:
Superfamili:
Famili:
Papilionidae

Latreille, [1802]
Spesies tipe
Papilio machaon
subfamili dan genus

Ada 31 genera dan sekitar 600 spesies:

Artikel takson sembarang
Salah satu kupu-kupu dari keluarga ekor layang-layang atau Papilionidae

Kupu-kupu ekor layang-layang atau Papilionidae adalah keluarga kupu-kupu berukuran besar dan berwarna-warni yang terdiri dari lebih dari 550 spesies.[1] Sebagian besar kupu-kupu ini dapat ditemukan di wilayah tropis dan hampir bisa ditemukan di setiap benua, kecuali Antartika. Dalam keluarga ini terdapat kupu-kupu terbesar yaitu kupu-kupu sayap-burung dari genusOrnithoptera.[2]

Ekor layang-layang memiliki beberapa ciri khas, misalnya ulat Papilionid mempunyai organ repugnatorial yang disebut osmeterium di protoraksnya. Osmoterium tersebut biasanya tersembunyi, tetapi jika merasa terancam, pupa akan keluar melalui alur dorsal melintang[3] dengan pemompaan menggunakan darah.

Catatan kaki

  1. ↑ Häuser, Christoph L.; de Jong, Rienk; Lamas, Gerardo; Robbins, Robert K.; Smith, Campbell; Vane-Wright, Richard I. (28 Juli 2005). "Papilionidae – revised GloBIS/GART species checklist (2nd draft)". Diarsipkan dari asli tanggal 2010-09-09. Diakses tanggal 8 November 2010.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ Reed, Robert D.; Sperling, Felix A.H. (2006). "Papilionidae – The Swallowtail Butterflies". Tree of Life Web Project. Diarsipkan dari asli tanggal 2020-01-23. Diakses tanggal 7 November 2010.{{cite web}}: Tautan eksternal dalam |publisher=Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ Richards, O. W.; Davies, R.G. (1977). Imms' General Textbook of Entomology: Volume 1: Structure, Physiology and Development Volume 2: Classification and Biology. Berlin: Springer. ISBN 0-412-61390-5.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link)

Bahan bacaan

  • Chattopadhyay, J. (2007). Swallowtail Butterflies, Biology & Ecology of a few Indian Species. Desh Prashan, Kolkata, India. - 134 pp. ISBN 978-81-905719-1-3.
  • Glassberg, J. (2001). Butterflies through Binoculars. The West.
  • Guppy, C.S. and Shepard, J.H. (2001). Butterflies of British Columbia.
  • Igarashi, S. (1979). Papilionidae and their early stages [in Japanese]. 2 vols. - Tokyo, Kodansha, 218 pp., 357 pls.
  • James, D.G. & Nunnallee, D. (2011). Life Histories of Cascadia Butterflies.
  • Korolev V.A. (2014). Cataloges on the collection of Lepidoptera. Part II. Papilionidae. - Moscow, 387 p., 20 color tabs, ISBN 978-5-00-077163-1
  • Pelham, J. (2008). Catalogue of the Butterflies of the United States and Canada.
  • Pyle, R.M. (2002). The Butterflies of Cascadia.
  • Rothschild, L.W. (1895). A revision of the Papilios of the Eastern Hemisphere, exclusive of Africa. Novit. Zool. 2(3):167-463 and plates pdf
  • Seitz, A. (1907). 1. Gattung Papilio, Schwalbenschwänze. In: Seitz, A. (ed). Die Groß-Schmetterlinger der Erde. I. Abteilung (Die Großschmetterlinge des Palaeakrtischen Faunengebietes). 1. Band: Tagfalter. pp. 8–15. F. Lehmann, Stuttgart.
  • Talbot, G. (1939). The Fauna of British India. Butterflies. Volume 1. Papilionidae and Pieridae. Taylor & Francis, London; xxix, 600 pp., 3 pls, 1 map.
  • Tuzov V., Bogdanov P., Devyatkin A., Kaabak L., Korolev V., Murzin V., Samodurov G., Tarassov E. (1997). Guide to the butterflies of Russia and adjacent territories (Lepidoptera, Rhopalocera). Vol. 1. Sofia-Moscow: Pensoft-Press, 480 p., 79 col. plates.
  • Warren, A.D., Davis, K.J., Grishin, N.V., Pelham, J.P., Stangeland, E.M. (2012). Interactive Listing of American Butterflies.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan