| Paparan radiasi | |
|---|---|
| Simbol umum | X |
| Satuan SI | C/kg |
| Satuan lainnya | röntgen |
| Dalam satuan pokok SI | A⋅s/kg |

Paparan radiasi adalah ukuran ionisasi udara akibat radiasi pengion dari foton.[1] Paparan ini didefinisikan sebagai muatan listrik yang dilepaskan oleh radiasi tersebut dalam volume udara tertentu, dibagi dengan massa udara tersebut.[1]
Sejak 2007, "paparan radiasi medis" didefinisikan oleh International Commission on Radiological Protection sebagai paparan yang dialami seseorang sebagai bagian dari diagnosis atau perawatan medis maupun gigi; oleh orang lain yang bukan pekerja radiasi, tetapi secara sadar dan sukarela membantu kenyamanan pasien; serta oleh sukarelawan dalam program penelitian biomedis yang melibatkan paparan radiasi.[2] Tes dan perawatan medis umum yang melibatkan radiasi antara lain sinar-X, CT scan, mammografi, pemindaian ventilasi dan perfusi paru, pemindaian tulang, pemindaian perfusi jantung, angiografi, terapi radiasi, dan lainnya.[3] Setiap jenis tes memiliki tingkat paparan radiasi yang berbeda.[2] Secara umum terdapat dua kategori efek kesehatan merugikan akibat paparan radiasi: efek deterministik dan efek stokastik.[2] Efek deterministik (reaksi jaringan yang merugikan) terjadi akibat kematian atau gangguan fungsi sel setelah dosis tinggi; sedangkan efek stokastik mencakup perkembangan kanker pada individu yang terpapar akibat mutasi sel somatik, atau penyakit turunan pada keturunannya akibat mutasi sel reproduktif (germ cell).[2]
Dosis terserap adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan seberapa besar energi yang diserap suatu bahan akibat radiasi.[4] Pengukuran umum untuk dosis terserap meliputi rad, atau radiation absorbed dose, dan gray (Gy). Dosis ekuivalen menghitung dampak radiasi terhadap jaringan manusia.[4] Hal ini dilakukan dengan menggunakan faktor pembobotan jaringan, yang mempertimbangkan perbedaan sensitivitas tiap jaringan tubuh terhadap radiasi.[4] Dosis efektif adalah risiko radiasi yang dirata-ratakan pada seluruh tubuh.[4] Radiasi pengion diketahui dapat menyebabkan kanker pada manusia.[4] Pengetahuan ini berasal dari Life Span Study, yang meneliti para penyintas pengeboman atom di Jepang pada Perang Dunia II.[5][4] Lebih dari 100.000 orang diteliti selama 50 tahun.[5] Satu dari sepuluh kasus kanker yang muncul selama periode tersebut disebabkan oleh radiasi.[6] Studi ini menunjukkan adanya respons dosis linear untuk semua tumor padat.[6] Artinya, hubungan antara dosis dan respons tubuh manusia berbentuk garis lurus.[6]
Risiko radiasi dosis rendah dalam pencitraan medis belum terbukti.[7] Sulit untuk menetapkan risiko akibat radiasi dosis rendah.[7] Hal ini sebagian disebabkan oleh adanya karsinogen lain di lingkungan, termasuk rokok, bahan kimia, dan polutan.[7] Pemindaian CT kepala umum memiliki dosis efektif sebesar 2 mSv.[7] Jumlah ini sebanding dengan paparan radiasi latar yang dialami seseorang dalam 1 tahun.[5] Radiasi latar berasal dari bahan radioaktif alami dan radiasi kosmik dari luar angkasa.[5] Embrio dan janin dianggap sangat sensitif terhadap paparan radiasi.[8] Komplikasi akibat paparan radiasi meliputi malformasi organ dalam, penurunan IQ, dan pembentukan kanker.[8] Satuan SI untuk paparan adalah coulomb per kilogram (C/kg), yang sebagian besar telah menggantikan roentgen (R).[9] Satu roentgen setara dengan 0,000258 C/kg; satu coulomb per kilogram setara dengan 3876 roentgen.[9]
Referensi
- 1 2 Hubbell, John H. (Januari 2001). "Radiation detection and measurement 3rd Edition, Glenn F. Knoll; Wiley, New York, 2000, pp. xiv+802; cloth: alk. Paper, $112.95, ISBN 0-471-07338-5". Radiation Physics and Chemistry. 60 (1–2): 33–34. doi:10.1016/s0969-806x(00)00323-6. ISSN 0969-806X.
- 1 2 3 4 "The 2007 Recommendations of the International Commission on Radiological Protection. ICRP publication 103". Annals of the ICRP. 37 (2–4): 1–332. 2007. doi:10.1016/j.icrp.2007.10.003. ISSN 0146-6453. PMID 18082557. S2CID 73326646.
- ↑ Lin, Eugene C. (Desember 2010). "Radiation risk from medical imaging". Mayo Clinic Proceedings. 85 (12): 1142–6, quiz 1146. doi:10.4065/mcp.2010.0260. ISSN 1942-5546. PMC 2996147. PMID 21123642.
- 1 2 3 4 5 6 Akram, Salman; Chowdhury, Yuvraj S. (2022), "Radiation Exposure Of Medical Imaging", StatPearls, Treasure Island (FL): StatPearls Publishing, PMID 33351446, diakses tanggal 2022-03-08
- 1 2 3 4 "The 2007 Recommendations of the International Commission on Radiological Protection. ICRP publication 103". Annals of the ICRP. 37 (2–4): 1–332. 2007. doi:10.1016/j.icrp.2007.10.003. ISSN 0146-6453. PMID 18082557. S2CID 73326646.
- 1 2 3 Preston, D. L.; Ron, E.; Tokuoka, S.; Funamoto, S.; Nishi, N.; Soda, M.; Mabuchi, K.; Kodama, K. (Juli 2007). "Solid cancer incidence in atomic bomb survivors: 1958-1998". Radiation Research. 168 (1): 1–64. Bibcode:2007RadR..168....1P. doi:10.1667/RR0763.1. ISSN 0033-7587. PMID 17722996. S2CID 7398164.
{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - 1 2 3 4 Linet, Martha S.; Slovis, Thomas L.; Miller, Donald L.; Kleinerman, Ruth; Lee, Choonsik; Rajaraman, Preetha; Berrington de Gonzalez, Amy (Maret 2012). "Cancer risks associated with external radiation from diagnostic imaging procedures". CA: A Cancer Journal for Clinicians. 62 (2): 75–100. doi:10.3322/caac.21132. ISSN 1542-4863. PMC 3548988. PMID 22307864.
{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - 1 2 Valentin, J. (Maret 2003). "Biological effects after prenatal irradiation (embryo and fetus)". Annals of the ICRP. 33 (1–2): 1–206. doi:10.1016/s0146-6453(03)00021-6. ISSN 0146-6453. PMID 14531414. S2CID 73220024.
{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - 1 2 Holmes-Siedle & Adams 2002, hlm. 4
Bacaan lebih lanjut
- Carron, N.J. (2007). An Introduction to the Passage of Energetic Particles through Matter. Taylor and Francis. ISBN 978-1-4200-1237-8. OCLC 1302588143.
- Knoll, Glenn F. (2010). Radiation Detection and Measurement (Edisi 4th). Wiley. ISBN 978-1-119-11299-0. OCLC 1240256028.
- Holmes-Siedle, Andrew; Adams, Len (2002). Handbook of Radiation Effects (Edisi 2nd). Oxford University Press. ISBN 978-0-19-850733-8. OCLC 50011117.
Artikel bertopik fisika nuklir atau fisika atom ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya. |