Sabtu, 24 Oktober 2026
09:13 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada
Paparan benua

Paparan benua

Bagikan:
500px-Continental_shelf.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Relief laut dan pesisir.
500px-Elevation.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
  Landas benua, ditandai dengan warna sian

Landas benua, paparan benua, atau dataran kontinen[a] (bahasa Inggris: continental shelf) adalah perluasan perimeter pada masing-masing benua yang terhubung dengan dataran pesisir. Landas benua yang mengelilingi sebuah pulau disebut landas pulau (landas insuler). Sebagian besar landas benua terbentuk pada periode glasial, yang kemudian tenggelam di laut dangkal (dikenal dengan laut landas) atau teluk pada kurun waktu interglasial.

Tepian benua, yang terletak di antara landas benua dan dataran abisal, terdiri dari lereng benua dan dataran benua curam. Endapan dari benua di atas permukaan air turun menuju lereng dan terkumpul sebagai tumpukan endapan di dasar lereng benua, yang disebut dengan peninggian benua. Meluas sejauh 500 km dari lereng benua, terdapat endapan tebal yang diendapkan oleh arus turbiditas dari landas dan lereng benua.[1] Gradien peninggian benua berada di antara lereng dan landas pada tingkat 0,5–1°.[2]

Menurut Konvensi Perserikatan Bangsa-Bangsa tentang Hukum Laut, landas benua diartikan sebagai bentang dasar laut yang berdekatan dengan pesisir milik negara tertentu tempat ia berada.

Lihat juga

Catatan

  1. ↑ istilah ini digunakan dalam UU Nomor 19 Tahun 1961

Referensi

  1. ↑ Pinet 39, Gross 45.
  2. ↑ Pinet 37.

Bacaan lanjutan

  • Gross, Grant M. Oceanography: A View of the Earth. Englewood Cliffs: Prentice-Hall, Inc., 1972. ISBN 0-13-629659-9
  • Pinet, Paul R. (1996) Invitation to Oceanography. St. Paul, MN: West Publishing Co., 1996. ISBN 0-7637-2136-0 (3rd ed.)

Pranala luar


Ikon rintisan

Artikel bertopik geologi ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan