Senin, 26 Oktober 2026
23:44 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung

Papar (Kristen)

Bagikan:

Papar (pengucapan bahasa Islandia: [ˈpʰaːpar̥]; dari bahasa Latin papa, lewat Bahasa Irlandia lama, berarti "ayah" atau "romo") adalah biarawan-biarawan Kristen yang berkelana dan menyendiri di Islandia sebelum pulau tersebut dihuni oleh orang-orang Nordik dari Skandinavia, seperti yang ditunjukkan oleh saga-saga dan penemuan arkeologis terkini.[1][2]

Asal usul

Orang-orang Nordik pertama kali menetap di Islandia pada tahun 874. Sumber Skandinavia tertua yang mencatat keberadaan papar adalah Íslendingabók ("Buku Orang Islandia") karya Ari Þorgilsson yang ditulis dari tahun 1122 hingga 1133. Di dalam buku tersebut tertulis "orang-orang Kristen" (yang disebut 'Papar' oleh orang-orang Nordik) yang meninggalkan Islandia karena mereka tidak menyukai orang-orang Nordik yang beraliran pagan, sehingga kemungkinan Papar sudah sampai terlebih dahulu.[3] Sumber lain yang lebih tua yang mungkin mencatat keberadaan Papar adalah karya Dicuil, seorang biarawan dan ahli geografi Irlandia abad ke-9 yang mencatat keberadaan "orang-orang suci" yang berkelana ke tanah-tanah utara. Namun, masih belum diketahui apakah Dicuil mengacu kepada Islandia karena pendeta-pendeta ini juga menetap di pulau-pulau lain di utara seperti Orkney dan Shetland.

Catatan kaki

  1. ↑ "RAE 2008 : Submissions : RA1, RA2 and RA5c". Rae.ac.uk. 2000-09-24. Diarsipkan dari asli tanggal 2018-06-25. Diakses tanggal 2016-11-24.
  2. ↑ "A New View on the Origin of First Settlers in Iceland". Iceland Review. Diarsipkan dari asli tanggal 2016-11-14. Diakses tanggal 2016-11-24.
  3. ↑ "Sagamuseum - Papar". www.sagamuseum.is. Diarsipkan dari asli tanggal 2015-01-02. Diakses tanggal 2017-01-10.

Referensi

Ikon rintisan

Artikel bertopik sejarah ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

57°09′10″N 7°20′07″W / 57.1527°N 7.3353°W / 57.1527; -7.3353

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan