Senin, 02 November 2026
03:08 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK

Panusunan Pasaribu

Anggota MWA/Komite Audit di Universitas Sumatera Utara (Majelis Wali Amanat)

Bagikan:
Ini adalah nama Batak Angkola, marganya adalah Pasaribu.
Panusunan Pasaribu
Bupati Tapanuli Tengahke-15
Masa jabatan
5 September 1995 –5 April 2001
PendahuluAmrun Daulay
PenggantiTuani Lumban Tobing
Informasi pribadi
Lahir(1946-06-22)22 Juni 1946
Meninggal30 Desember 2020(2020-12-30) (umur 74)
Padangsidimpuan, Sumatera Utara, Indonesia
Suami/istriHj. Isna Hirawati br. Siregar
Anak3 (termasuk Dolly Pasaribu)
KerabatBomer Pasaribu (abang)
Syahrul M. Pasaribu (adik)
Gus Irawan Pasaribu (adik)
AlmamaterUniversitas Sanata Dharma (Drs.)
Universitas Sumatera Utara (M.M.)

Panusunan Pasaribu (22 Juni 1946 – 30 Desember 2020) adalah seorang birokrat dan politikus Indonesia yang pernah menjabat sebagai Bupati Tapanuli Tengah periode 1995 - 2001.

Karier

Panusunan menyelesaikan pendidikan sarjananya di Universitas Sanata Dharma, Yogyakarta pada tahun 1972. Setelah itu, ia bekerja sebagai pegawai negeri sipil di Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Sumatera Utara (Bappedasu) sejak 1974. Ia kemudian menjabat sebagai Sekretaris Bappedasu pada 1984 hingga 1992.[1]

Pada tahun 1995, ia terpilih menjadi Bupati Tapanuli Tengah yang ketika itu dipilih oleh DPRD Tapanuli Tengah menggantikan Amrun Daulay. Ia menjabat hingga tahun 2001 dan setelah itu digantikan oleh Tuani Lumban Tobing. Pasca menjadi bupati, Panusunan meneruskan karier birokratnya. Ia memegang beberapa jabatan seperti Asisten Administrasi Sekretariat Daerah Sumut (2002-2003) dan Kepala Dinas Pendapatan Sumut[kapan?] hingga ia pensiun pada tahun 2006.[1]

Pada 5 Februari 2015, Panusunan yang merupakan alumni Magister Manajemen Universitas Sumatera Utara terpilih secara aklamasi menjadi Ketua Majelis Wali Amanat Universitas Sumatera Utara (MWA USU) untuk periode 2015-2020.[2] Panusunan menggantikan Ketua MWA sebelumnya Todung Mulya Lubis, yang mengundurkan diri karena diangkat sebagai Duta Besar Luar Biasa Republik Indonesia untuk Norwegia dan Islandia.

Kehidupan pribadi

Panusunan menikah dengan Isna Hirawati dan dikarunia dua putra dan satu putri. Salah satu putranya yakni Dolly Pasaribu[3] memenangkan pemilihan Bupati Tapanuli Selatan 2020 dan menjadi Bupati Tapanuli Selatan periode 2021-2026.

Bomer Pasaribu, yang merupakan mantan Menteri Tenaga Kerja tahun 1999-2000, adalah saudara Panusunan. Ia juga mempunyai dua orang adik yang berkecimpung di dunia politik, yakni Syahrul M. Pasaribu yang merupakan Bupati Tapanuli Selatan periode 2010-2015 dan 2016-2021, serta Gus Irawan Pasaribu politikus Partai Gerindra yang menjabat sebagai anggota DPR-RI sejak 2014.[4]

Meninggal

Panusunan meninggal dunia pada 30 Desember 2020 pada usia 74 tahun.[5] Ia dimakamkan keesokan harinya pada 31 Desember di Tanjung Rompa, Desa Tanjung Dolok, Kecamatan Marancar, Kabupaten Tapanuli Selatan.[6]

Referensi

  1. 1 2 "Biodata Anggota Majelis Wali Amanat USU Periode 2015-2020 | Panusunan Pasaribu" (PDF). Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2017-05-08. Diakses tanggal 2020-12-31.
  2. ↑ Drs H Panusunan Pasaribu Terpilih Aklamasi Sebagai Ketua MWA USU
  3. ↑ Pilkada Tapsel, Laga Dua Anak Mantan Kepala Daerah di Sumut Tagar.id, 16 Desember 2020
  4. ↑ "Panusunan Pasaribu, Mantan Bupati Tapteng dan Ketua MWA USU Wafat". kaldera.id. 30 Desember 2020. Diakses tanggal 31 Desember 2020.
  5. ↑ Pohan, Kodir (30 Desember 2020). "Sumut berduka, Panusunan Pasaribu mantan Bupati Tapteng tutup usia". Antara Sumut. Diakses tanggal 31 Desember 2020.
  6. ↑ Pohan, Kadir (31 Desember 2020). "Almarhum Tokoh Sumut Panusunan Pasaribu dimakamkan di Tanjung Rompa Marancar". Antara Sumut. Diakses tanggal 31 Desember 2020.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan