Pangulu Lubis | |
|---|---|
| Lahir | |
| Pekerjaan | Guru, Penulis, Tokoh Pencerahan |
| Dikenal karena | Murid Willem Iskander, Pionir pendidikan di Kweekschool Padangsidempuan |
| Gelar | Ja Parlindungan, Guru Batak |
Pangulu Lubis (bergelar adat Ja Parlindungan, lebih dikenal luas dengan julukan Guru Batak) adalah seorang pendidik, penulis, dan pionir pencerahan pendidikan di Tapanuli pada abad ke-19. Ia merupakan salah satu murid paling cemerlang didikan tokoh pendidikan Mandailing, Willem Iskander, di Kweekschool (Sekolah Guru) Tanobato.[1]
Pendidikan dan Karier
Pangulu Lubis menempuh pendidikan keguruan langsung di bawah bimbingan Willem Iskander. Setelah lulus dari Kweekschool Tanobato, ia mengabdi sebagai guru yang berpindah-pindah tugas di berbagai daerah, mulai dari Sipirok, Kotanopan, hingga Padangsidempuan.
Kariernya mencapai puncak ketika ia menjadi tenaga pengajar andalan di Kweekschool voor Inlandsche Onderwijzers di Padangsidempuan (berdiri tahun 1879). Pada rentang tahun 1882 hingga 1890, Pangulu Lubis menjadi kolega dan rekan sejawat dari ahli bahasa Belanda ternama, Prof. Charles Adriaan van Ophuysen (penyusun Ejaan Van Ophuysen), yang pada saat itu juga menjabat sebagai direktur sekolah tersebut.
Peran Historis dan Karya
Sebagai penerus ide-ide pencerahan Willem Iskander, Pangulu Lubis memainkan peran penting sebagai "jembatan sejarah". Pada tahun 1891, ia memberikan salinan naskah berharga karangan Willem Iskander yang berjudul "De Komst Van De Islam In Mandailing" kepada salah satu muridnya di Kweekschool Padangsidempuan, yakni Sutan Martua Raja. Naskah inilah yang kelak menjadi rujukan krusial bagi Sutan Martua Raja dalam merekonstruksi sejarah Perang Padri di Tanah Batak, yang kemudian dibukukan oleh Mangaraja Onggang Parlindungan dalam buku Tuanku Rao.
Selain mengajar, Pangulu Lubis (dengan nama Ja Parlindungan) juga tercatat aktif sebagai penulis buku pendidikan. Salah satu karyanya adalah Kitab Pengadjaran yang diterbitkan di Batavia pada tahun 1883.[2]
Referensi
- ↑ Kroeskamp, H. (1974). Early Schoolmasters in a Developing Country: A History of Experiments in School Education in 19th Century Indonesia. Assen: Van Gorcum. ISBN 90-232-1093-X.
- ↑ Parlindungan, Ja (1883). Kitab Pengadjaran. Batavia: Landsdrukkerij.
Daftar Pustaka
- Harahap, Basyral Hamidy (2007). Greget Tuanku Rao. Depok: Komunitas Bambu. ISBN 979-3731-16-7.
- Kroeskamp, H. (1974). Early Schoolmasters in a Developing Country: A History of Experiments in School Education in 19th Century Indonesia. Assen: Van Gorcum. ISBN 90-232-1093-X.
- Parlindungan, Mangaradja Onggang (2007). Pongkinangolngolan Sinambela gelar Tuanku Rao: Terror Agama Islam Mazhab Hambali di Tanah Batak, 1816-1833. Yogyakarta: LKiS. ISBN 9789799785336.