Kamis, 08 Oktober 2026
19:19 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya
Pangeran Achmid

Pangeran Achmid

Bangsawan Kesultanan Banjar

Bagikan:
Pangeran Achmid
Achmid bin Sultan Soleman
250px-Pangeran_Achmid_-_Makam_003.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Makam Pangeran Achmid
Tempat pemakaman
Alkah Pangeran Achmid, Sungai Baru, Banjarmasin Tengah, Banjarmasin, Kalimantan Selatan
PekerjaanBangsawan

Pangeran Achmit[1][2] atau Pangeran Achmid Bin Sultan Soleman[3][4][5] adalah salah seorang anggota majelis pengadilan perdata dan kopral (Regtbank van Burgerlijke en Lijffstrafelijke Regtspleging) di Karesidenan Borneo.[1][2][3][4][6][7][8]

Sebelumnya Pangeran Achmid merupakan salah seorang anggota dari 10 orang anggota Komisi Kerajaan (pasca pembubaran Kesultanan Banjar oleh kolonial Belanda). Ia merupakan putera Raja Banjar Sultan Sulaiman al-Mu'tamidullah/Sultan Sulaiman Saidullah 2 dan saudara sepihak (sebapak) dengan Raja Banjar Sultan Adam.[9]

Pangeran Achmid menikahi puteri dari Kerajaan Kotawaringin dan memiliki 6 anak diantaranya Goesti Mohamad, Goesti Tasin, Goesti Saleh (Pangeran Muda), dan Goesti Taher.[5][10]

Tanah Pelungguh

Pangeran Achmid mendapatkan hasil pungutan dari Tanah Badatu (Apanage) yaitu Padang Pambatakan, Padang Salunbar (bagian Amuntai), Banua Gantang, Gumbang (bagian Labuan Amas), Banua Awasah dan Bukit Panyarangan.[11]

Zuriyat dan Keturunan

Keterangan dan kesaksian

Pangeran Achmid pada saat berumur 9 tahun mengetahui dan menyaksikan adanya Pernikahan Pangeran Syarif Abdurrahman Nur Alam Alkadrie (Sultan Pontianak I) dengan putri Sultan Banjar pada tahun 1768. Menurut keterangan Pangeran Achmid bahwa Ratoe Sarib Anom (Ratu Syarif-Anum) merupakan saudara perempuan Raja Banjar saat itu yaitu Sunan Nata Alam atau anak perempuan dari Sultan Sepuh.[10][12][13][14][15]

Referensi

  1. 1 2 Landsdrukkerij (Batavia) (1848). Almanak van Nederlandsch-Indië voor het jaar (dalam bahasa Belanda). Vol. 21. Lands Drukkery. hlm. 81.
  2. 1 2 Landsdrukkerij (Batavia) (1849). Almanak van Nederlandsch-Indië voor het jaar (dalam bahasa Belanda). Vol. 22. Lands Drukkery. hlm. 83.
  3. 1 2 Landsdrukkerij (Batavia), Landsdrukkerij (Batavia) (1854). Almanak van Nederlandsch-Indië voor het jaar (dalam bahasa Belanda). Vol. 27. Lands Drukkery. hlm. 92.
  4. 1 2 Landsdrukkerij (Batavia), Landsdrukkerij (Batavia) (1854). Almanak van Nederlandsch-Indië voor het jaar (dalam bahasa Belanda). Vol. 28. Lands Drukkery. hlm. 95.
  5. 1 2 Koninklijk Bataviaasch Genootschap van Kunsten en Wetenschappen (1860). Tijdschrift van het Bataviaasch Genootschap (dalam bahasa Belanda). Vol. 9. Batavia: Lange. hlm. 125.
  6. ↑ Jaarboekje van de regterlijke magt in het Koningrijk der Nederlanden 1849 (dalam bahasa Belanda). Vol. 9. Jacobus Noorduyn. 1849. hlm. 265.
  7. ↑ Jaarboekje van de regterlijke magt in het Koningrijk der Nederlanden 1851 (dalam bahasa Belanda). Vol. 11. Jacobus Noorduyn. 1851. hlm. 268.
  8. ↑ Jaarboekje van de regterlijke magt in het Koningrijk der Nederlanden en zijne koloniën 1887 (dalam bahasa Belanda). Vol. 3. A. van der Mast. 1887. hlm. 227.
  9. ↑ https://sinarbulannews.files.wordpress.com/2011/01/silsilah-sultan-adam.jpg
  10. 1 2 Tijdschrift voor Indische taal-, land- en volkenkunde (dalam bahasa Belanda). Vol. 3. 1855. hlm. 564.
  11. ↑ Kiai Bondan, Amir Hasan (1953). Suluh Sedjarah Kalimantan. Banjarmasin: Fadjar.
  12. ↑ Radermacher, Jacob Cornelis Matthieu (1826). Beschryving van het eiland Borneo, voor zoo verre het zelve, tot nu toe, bekend is (dalam bahasa Belanda) (Edisi 3). Bataviaasch Genootschap van Kunsten en Wetenschappen. hlm. 118.
  13. ↑ Radermacher, Jacob Cornelis Matthieu (1780). Beschryving van het eiland Borneo, voor zoo verre het zelve, tot nu toe, bekend is (dalam bahasa Belanda). Bataviaasch Genootschap der Kunsten en Wetenschappen. hlm. 115.
  14. ↑ Verhandelingen van het Bataviaasch Genootschap der Kunsten en Wetenschappen (dalam bahasa Belanda). Vol. 2. Egbert Heemen. 1780. hlm. 115.
  15. ↑ "Salinan arsip". Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2010-09-23. Diakses tanggal 2010-09-23.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan