Kamis, 01 Oktober 2026
23:59 WIB
TERKINI
Berita Komjen Suyudi Paparkan Visi 'Polisi Bersama Masyarakat' untuk Transformasi Polri Berita Jalan Mulus Komjen Suyudi: Komisi III DPR Setujui Pimpin Polri Berita DPR RI Resmi Lantik Komjen Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri Baru Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 1 Oktober 2026: Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 1 Oktober 2026 Turun, Cek Rincian Lengkapnya Sekarang Cuaca Waspada! 325 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Ancaman Karhutla Meningkat Regional Menko PMK Muhadjir Effendy Kunjungi Anjir Batola, Perkuat Sinergi Pembangunan Wilayah Editorial Macan Kemayoran Raih Poin Penuh di Kandang Laskar Antasari Bandar Lampung Buaya Coki Menjalani Adaptasi di Sumsel Usai Perjalanan Panjang dari Lampung Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti Berita Komjen Suyudi Paparkan Visi 'Polisi Bersama Masyarakat' untuk Transformasi Polri Berita Jalan Mulus Komjen Suyudi: Komisi III DPR Setujui Pimpin Polri Berita DPR RI Resmi Lantik Komjen Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri Baru Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 1 Oktober 2026: Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 1 Oktober 2026 Turun, Cek Rincian Lengkapnya Sekarang Cuaca Waspada! 325 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Ancaman Karhutla Meningkat Regional Menko PMK Muhadjir Effendy Kunjungi Anjir Batola, Perkuat Sinergi Pembangunan Wilayah Editorial Macan Kemayoran Raih Poin Penuh di Kandang Laskar Antasari Bandar Lampung Buaya Coki Menjalani Adaptasi di Sumsel Usai Perjalanan Panjang dari Lampung Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti

Pangeran Panjunan

penyebar agama Islam di Indonesia

Bagikan:
Syekh Abdurrahman
GelarPangeran Panjunan
NasabBin Nurjati
NisbahAl Qodiri
LahirAbdurrahman
MeninggalPanjunan
ZamanKesultanan Cirebon
DenominasiSunni
Murid dariDatuk Kahfi, dan guru-guru lainnya
IstriNyai Matangsari
Keturunan
Pernikahan dengan Nyai Matangsari :
Orang tuaSyarif Nurjati (Ayah) Sayyidah Halimah (Ibu)

Pangeran Panjunan atau Syekh Abdurahman adalah putra Syekh Nurjati dengan Sayyidah Halimah, putri dari Ali Nurul Alam putra dari Jamaludin Akbar al Husain.

Cucunya bernama Pangeran Santri (1505-1579 M) yang bergelar Ki Gedeng Sumedang dan memerintah Kerajaan Sumedang Larang bersama-sama serta menyebarkan ajaran Islam di wilayah tersebut.

Pangeran Santri adalah anak Pangeran Pemelekaran adalah cucu dari Syekh Maulana Abdurahman (Pangeran Panjunan) dan cicit dari Syekh Datuk Kahfi.

Pangeran Panjunan menikah dengan Nyai Matangsari putra Agung Japura putra Amuk Murugul putra Prabu Susuk Tunggal, putra Prabu Niskala Wastu Kecana.

Amuk Murugul memiliki saudara perempuan Nyai Kentring Manik Mayang Sunda yang dinikahi oleh Sri Baduga Maharaja atau Prabu Siliwangi, Nyai Matangsari putri dari Keraton Japura yang terletak di Japura Kidul, Cirebon.

Keluarga

Pangeran Panjunan adalah putra Syekh Datuk Kahfi yang dengan Syarifah Halimah putra Ali Nurul Alim. Ali Nurul Alim putra dari Jamaludin Akbar al Husain

Istri

  1. Nyai Matangsari

Putra

  1. Pangeran Pamelekaran putra dari Matangsari (berputra Pangeran Santri)

Saudara-saudara

bersaudara putra-putra dari Syekh Datuk Kahfi

  1. Syekh Abdurakhman (yang kelak di Cirebon bergelar Pangeran Panjunan),
  2. Syekh Abdurakhim (kelak bergelar Pangeran Kejaksan),
  3. Fatimah (yang bergelar Syarifah Bagdad), dan
  4. Syekh Datul Khafid (kadang-kadang disebut juga sebagai Syekh Datuk Kahfi)

Keturunan Pangeran Panjunan

Pangeran Pamelekaran (Pangeran Palakaran atau Pangeran Muhammad) adalah tokoh penyebar Islam, dia putra Pangeran Panjunan atau Syekh Abdurahman putra Syekh Nurjati atau Syekh Datuk Kahfi yang menikah dengan Syarifah Halimah, putri dari Ali Nurul Alim putra putra Jamaluddin Akbar al-Husaini.

Pangeran Muhammad mempunyai Putra bernama Pangeran Santri Kusumah Dinata Pangeran Santri putra Pangeran Pamelekaran atau cucu Syekh Maulana Abdurahman atau Pangeran Panjunan dan cicit dari Syekh Datuk Kahfi, seorang ulama keturunan Arab yang berasal dari Mekkah. Pangeran Santri menikah dengan Ratu Pucuk Umun dikaruniai putra enam orang anak, yaitu:

Putra-putri

  1. Pangeran Angkawijaya (yang tekenal dengan gelar Prabu Geusan Ulun)
  2. Kiyai Rangga Haji, yang mengalahkan Aria Kuda Panjalu ti Narimbang, supaya memeluk agama Islam.
  3. Kiyai Demang Watang di Walakung.
  4. Santowaan Wirakusumah, yang keturunannya berada di Pagaden dan Pamanukan, Subang.
  5. Santowaan Cikeruh.
  6. Santowaan Awiluar.

Ratu Pucuk Umun dimakamkan di Gunung Ciung Pasarean Gede di Kota Sumedang.

Silsilah

Ini tersambung dengan Silsilah yang divalidasi oleh Lembaga Kekancingan Rabithah Babad Kesultanan Banten :

Pangeran Panjunan atau Syekh Abdurakham bin Syekh Nurjati bin Ahmad bin Isa bin Abdul Qadir Kailani bin Junaid bin Abdul Qodir bin Syu'aib bin Abdul Zabbar bin Abdurrozaq bin Abdul Aziz bin Ahmad bin Sholih bin Abdul Qadir al-Jailani.

Masjid Panjunan

Masjid Panjunan ini merupakan sebuah masjid berumur sangat tua yang didirikan pada tahun 1480 oleh Syarif Abdurrahman atau Pangeran Panjunan. Ia adalah seorang keturunan Arab yang memimpin sekelompok imigran dari Baghdad, dan kemudian menjadi murid Sunan Gunung Jati. Masjid Merah Panjunan terletak di sebuah sudut jalan di Kampung Panjunan, kampung dimana terdapat banyak perajin tembikar atau jun.

Referensi

  1. Biografi Syekh Nurjati Diarsipkan 2015-01-20 di Wayback Machine. IAIN Cirebon
  2. Sejarah Cirebon Diarsipkan 2015-01-20 di Wayback Machine. oleh: Sulendraningrat
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan