Rabu, 04 November 2026
13:12 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare

Pangeran Mas Dipati

Bagikan:
Pangeran Mas Dipati[1]
Mangkubumi Kesultanan Banjar
Berkuasa1660-1661[2]
LahirRaden Kasuma Raga[1]
Templat:Banjar icon Kesultanan Banjar
MeninggalTemplat:Banjar flag Kesultanan Banjar
AyahPangeran Dipati Antasari bin Sultan Mustain Billah[1]
Keturunan1. Raden Hugar (anak Nyai Hayu)[1]
2. Gusti Balura (anak Nyai Hayu)[1]
Nama lengkap
Belanda: Pangoran Mussy-Patty[3]
Belanda: Pangoran Maes de Patty[3][2]
WangsaDinasti Banjarmasin
AgamaIslam Sunni

Raden Kasuma Raga, bergelar Pangeran Mas Dipati[1] (juga dicatat dalam sumber Belanda sebagai Pangoran Maes de Patty[2][4] atau Pangoran Mussy-Patty[3]), adalah seorang bangsawan Kesultanan Banjar yang menjabat sebagai mangkubumi sekitar tahun 1660–1661. Ia merupakan putra Pangeran Dipati Antasari dan menjabat sebagai pejabat pemerintahan pada masa Sultan Ri'ayatullah, yang juga dikenal sebagai Pangoran Tapesanna.[1]

Menurut Anton Abraham Cense (1928:97), pada 1661, Pangeran Mas Dipati merupakan orang kedua dalam hierarki pemerintahan Kesultanan Banjar dengan gelar Pangoran Maccaboemy. Cense menyebutkan bahwa ia kemudian diberhentikan oleh raja, yang bermaksud mengangkat putranya sendiri, Pangoran Aria Wiera Radja, sebagai penggantinya. Pangoran Aria Wiera Radja dikenal sebagai Pangeran Aria Wiraraja.[2]

Pangeran Mas Dipati memperoleh gelarnya dari Sultan Ratu Agung, yang juga dikenal sebagai Sultan Inayatullah. Dalam silsilah Kesultanan Banjar, ia disebut sebagai keturunan kelima Sultan Suryanullah atau Suriansyah, serta keturunan kesebelas Lambung Mangkurat. Ia juga disebut sebagai keturunan kesebelas pasangan Puteri Junjung Buih dan Maharaja Suryanata, yang dikenal pula sebagai Raden Putra.

Dalam tradisi silsilah Banjar, Puteri Junjung Buih disebut sebagai saudara angkat sekaligus besan Lambung Mangkurat.

Silsilah

Bagian ini perlu dirapikan agar memenuhi standar Wikipedia. Tidak ada alasan pembersihan diberikan. Silakan kembangkan Bagian ini semampu Anda. Merapikan artikel dapat dilakukan dengan wikifikasi atau membagi artikel ke paragraf-paragraf. Jika sudah dirapikan, silakan hapus templat ini. (Pelajari cara dan kapan saatnya untuk menghapus pesan templat ini)

Silsilah menurut naskah Hikayat Raja Banjar (Cerita Turunan Raja-raja Banjar dan Kotawaringin) yang disebut juga Hikayat Banjar resensi 1.

SULTAN BANJAR I
(m. 1500-1540)
♂ Raden [Raga] Samudera
Pangeran [Jaya] Samudera
Sultan Suryanullah
Susunan Panembahan Batu (Bata) Habang
Sulthan Soerian Sjah (Soeria Angsa)[5]
SULTAN BANJAR II
♂ Sultan Rahmatullah
Susunan Panembahan Batu Hirang
RAJA PASER
♂ Adji Tenggal
(Aria Manau)
♂ Raden ZakariyaSULTAN BANJAR III
♂ Sultan Hidayatullah 1
Susunan Panembahan Batu Putih
♂ Pangeran Demang
{{{#}}}
ADIPATI KOTAWARINGIN
♂ Dipati Ngganding
♀ Aji Ratna binti Adji Tenggal♀ Nyai.....
(selir orang Jawa)
SULTAN BANJAR IV
♂ Raden Senapati
Pangeran Senapati
Sultan Mustain Billah
Marhum Panembahan
♀ Putri Julak
Ratu Agung
♂ Raden Subamanggala
Pangeran Mangkunagara
♂ Kiai WiranataRAJA PASER
♂ Adji Tenggal
(Aria Manau)
♀ Putri.....
{{{#}}}
RAJA KOTAWARINGIN I
♂ Ratu Bagawan dari Kotawaringin
♀ Andin Hayu
(anak Aji Ratna binti Adji Tenggal)
MANGKUBUMI BANJAR
WALI SULTAN BANJAR
m. 1660-1663
♂ Raden Halit
Pangeran Tapasena
Sultan Rakyatullah
Pangeran Ratu
♀ Nyai Mas Tapi binti Kiai NaladipaMANGKUBUMI BANJAR
m. 1642-1647
♂ Panembahan di Darat
Pangeran Dipati Anom 01
♀ Ratu Hayu
Putri Busu
♂ Raden Timbakal
Pangeran Dipati Martasari
♂SULTAN BANJAR V
m. 1642-1660
Pangeran Dipati Tuha 01
Sultan Inayatullah
♂ Pangeran Dipati Antasari
Raden Arya Banjar Tatas ?
♀ Nyai Hayu 01♀ Aji Putri [di Dalam Petung]♂ Priyayi dari Giri
RAJA KOTAWARINGIN II
♂ Pangeran Ratu Amas
♀ Putri Samut
Putri Galuh Hasanah
MANGKUBUMI BANJAR
m. 1661-1679
♂ Raden Hangkut
Raden Suria
Pangeran Aria Wiraraja
♀ Putri Kumkuma♂ Raden Balah
Pangeran Dipati Wiranata
♂ Raden Kasuma Nagara♀ Putri Timbako♀ Nyai Hayu 02MANGKUBUMI BANJAR
m. 1660-1661
♂ Raden Kasuma Raga
Pangeran Mas Dipati
Pangeran Mangkubumi
♀ Putri Mandi Angin
(anak Gusti Barap 2 binti Raden Aria Dikara dari Kota Bangun)
♀ Gusti Limbuk
Dayang Limbuk
♂ Raden Aria Mandalika
♀ Gusti Cabang♂ Raden Buyut Kasuma Banjar bin Pangeran Dipati Kasuma Mandura♂ Raden Buyut Lancap♂ Raden Hugar♀ Gusti Balura....♂ Raden Kakatang
♀ Putri Piting

Rujukan

Referensi

  1. 1 2 3 4 5 6 7 Ras, Johannes Jacobus (1990). Hikayat Banjar. Diterjemahkan oleh Siti Hawa Salleh. Malaysia: Percetakan Dewan Bahasa dan Pustaka. ISBN 9789836212405. ISBN 983-62-1240-X
  2. 1 2 3 4 Cense, Anton Abraham (1928). De kroniek van Bandjarmasin (dalam bahasa Belanda). C.A. Mees. hlm. 97.
  3. 1 2 3 van Dijk, Ludovicus Carolus Desiderius (1862). Ne©erland's vroegste betrekkingen met Borneo, den Solo-Archipel, Camobdja, Siam en Cochin-China (dalam bahasa Belanda). J. H. Scheltema.{{cite book}}: |author= and |last= ditentukan lebih dari satu kali
  4. ↑ Kolff, G. (1889). Landsdrukkerij Dagh-register gehouden int Casteel Batavia vant passerende daer ter plaetse als over geheel Nederlandts-India 1659 (dalam bahasa Belanda). Batavia. hlm. 142.{{cite book}}: Periksa nilai |url=Pemeliharaan CS1: Lokasi tanpa penerbit (link)
  5. ↑ (Belanda) Wolter Robert Hoëvel (1861). Tijdschrift voor Nederlandsch Indië. Vol. 52. Ter Lands-drukkerij. hlm. 199.
Didahului oleh:
Pangeran Dipati Mangkubumi
Mangkubumi Banjar
1660-1661
Diteruskan oleh:
Pangeran Aria Wiraraja

Pranala luar


Ikon rintisan

Artikel bertopik biografi tokoh Islam ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

20px-Soekarno.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Artikel bertopik biografi Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan