Minggu, 25 Oktober 2026
00:52 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung
Pancak kuning

Pancak kuning

Bagikan:
Pancak kuning
250px-Aplo_male.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Ikan jantan
Klasifikasi ilmiah
Domain:
Kerajaan:
Filum:
Kelas:
Ordo:
Famili:
Genus:
Spesies:
Aplocheilus lineatus

Sinonim[2]
  • Aplocheilus lineolatus (Freund, 1913)
  • Panchax lineatum Valenciennes, 1846
  • Aplocheilus vittatus Jerdon, 1849
  • Aplocheilus affinis Jerdon, 1849
  • Haplochilus rubropictus Stansch, 1973
  • Aplocheilus rubropictus Stansch, 1973
Artikel takson sembarang

Pancak kuning[3] atau pancak bergaris (Aplocheilus lineatus) adalah salah satu spesies ikan dari genus Aplocheilus. Pancak kuning mendiami perairan tawar dan payau di India dan Sri Lanka. Pancak kuning ditemukan di permukaan sungai-sungai besar maupun kecil, rawa dan sawah. Pancak kuning memiliki panjang maksimal 10 cm dengan rata-rata 7 cm.[2] Dalam kondisi yang sangat baik, pancak kuning dapat hidup hingga sekitar 6 tahun.[butuh rujukan] Pancak kuning memiliki mata parietal yang memungkinkan untuk melihat serangga dan predator di permukaan air.[butuh rujukan] Pancak kuning memiliki kecenderungan untuk melompat.[butuh rujukan]

Referensi

  1. ↑ Chaudhry, S.; Dahanukar, N. (2011). "Aplocheilus lineatus". IUCN Red List of Threatened Species (dalam bahasa Inggris). 2011 e.T166434A6208418. doi:10.2305/IUCN.UK.2011-1.RLTS.T166434A6208418.en. Diakses tanggal 20 November 2021.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link){{cite iucn}}: uses deprecated |page= identifier (help)
  2. 1 2 Froese, Rainer and Pauly, Daniel, eds. (2019). "Aplocheilus lineatus" di situs FishBase. Versi April 2019.
  3. ↑ S.said, Djamhuriyah (08 Desember 2011). "POLA REPRODUKSI IKAN PANCAK KUNING (Aplocheilus lineatus) PADA UMUR INDUK BERBEDA": 92–101. ISSN 2549-8029.{{cite journal}}: Kutipan journal memerlukan |journal=; Periksa nilai tanggal dalam: |date=; line feed karakter dalam |title= pada posisi 58
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan