Minggu, 25 Oktober 2026
23:41 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung
Panax notoginseng

Panax notoginseng

Bagikan:
Panax notoginseng
250px-Panax_notoginseng.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Ilustrasi botani
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Plantae
Klad: Tracheophyta
Klad: Angiospermae
Klad: Eudikotil
Klad: Asteridae
Ordo: Apiales
Famili: Araliaceae
Genus: Panax
Spesies:
P. notoginseng
Nama binomial
Panax notoginseng
(Burkill) F.H.Chen[1]
250px-%E4%B8%89%E4%B8%83_Panax_notoginseng_20191223112303.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Akar

Panax notoginseng merupakan spesies tumbuhan dari genus Panax, yang dalam bahasa Inggris lazim disebut sebagai ginseng Cina[2] atau notoginseng. Dalam bahasa Mandarin, tumbuhan ini disebut tiánqī (田七), ginseng tienchi, sānqī (三七) atau sanchi, "akar tiga-tujuh" (three-seven root), serta "tumbuhan pegunungan". P. notoginseng termasuk dalam genus ilmiah yang sama dengan Panax ginseng. Dalam bahasa Latin, kata panax berarti "penyembuh segala penyakit" (cure-all), dan kelompok tumbuhan ginseng merupakan salah satu jenis tumbuhan herbal yang paling dikenal luas.

Panax notoginseng tumbuh secara alami di Cina. Tumbuhan herbal ini bersifat tahunan, memiliki daun berwarna hijau tua yang bercabang dari batang, dengan sekumpulan buah beri berwarna merah di bagian tengahnya. Tumbuhan ini dibudidayakan sekaligus dikumpulkan dari hutan liar; tumbuhan yang tumbuh liar dianggap sebagai yang paling berharga. Masyarakat Cina menyebutnya sebagai "akar tiga-tujuh" karena tumbuhan ini memiliki tiga tangkai daun, yang masing-masing terdiri dari tujuh anak daun. Konon, akarnya sebaiknya dipanen antara tiga hingga tujuh tahun setelah penanaman.

Pengobatan Cina

Dalam pengobatan tradisional Cina, P. notoginseng diklasifikasikan sebagai tumbuhan yang bersifat hangat. Rasanya manis dengan sedikit sentuhan pahit. Dosis umum yang digunakan adalah 5–10 gram dalam bentuk dekoksi. Tumbuhan ini juga dapat digiling menjadi bubuk untuk dikonsumsi langsung atau dicampur dengan air; untuk cara ini, dosis yang biasanya digunakan adalah 1–3 gram.[3]

Komponen kimia

P. notoginseng mengandung ginsenosida tipe dammarana sebagai komponen utamanya. Ginsenosida tipe dammarana terbagi menjadi dua klasifikasi: klasifikasi 20(S)-protopanaksadiol (PPD) dan 20(S)-protopanaksatriol (PPT). P. notoginseng mengandung kadar ginsenosida Rb1 dan Rd (klasifikasi PPD) serta Rg1 (klasifikasi PPT) yang tinggi. Dalam sebuah penelitian, kandungan Rb1, Rd, dan Rg1 pada P. notoginseng ditemukan lebih tinggi dibandingkan dengan yang terdapat pada P. ginseng maupun P. quinquefolius.[4]

Lihat juga

Referensi

Wikispecies logo
Wikispecies mempunyai informasi mengenai Panax notoginseng.
  1. ↑ "Panax notoginseng (Burkill) F.H.Chen". Plants of the World Online. Royal Botanic Gardens, Kew. Diakses tanggal 10 Januari 2020.
  2. ↑ "2016-nyeon insam tonggye-jaryo-jip" [Source book of ginseng statistics 2016 (in Korean)]. Ministry of Agriculture, Food and Rural Affairs (dalam bahasa Korea). Mei 2017. hlm. 2–4. Diakses tanggal 24 Februari 2018.
  3. ↑ Dan Bensky; Steven Clavey; Erich Stoger & Andrew Gamble (2004). Chinese Herbal Medicine: Materia Medica (Edisi Third).
  4. ↑ Shu Zhu; et al. (2004). "Comparative study on triterpene saponins of ginseng drugs". Planta Medica. 70 (7): 666–677. Bibcode:2004PlMed..70..666Z. doi:10.1055/s-2004-827192. PMID 15303259. S2CID 260251856.

Templat:Ginseng

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan