Jumat, 16 Oktober 2026
07:54 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Metro Relasi Kuasa Timpang Pemicu KDRT: Dosen Unila Soroti Kasus Suami Bakar Istri Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Metro Relasi Kuasa Timpang Pemicu KDRT: Dosen Unila Soroti Kasus Suami Bakar Istri Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M
Panaganti Ramarayaningar

Panaganti Ramarayaningar

Bagikan:
Sir
Panaganti Ramarayaningar
250px-RajaofPanagal.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Patung Raja dari Panagal di dalam Taman Panagal, Chennai
Ketua Menteri Kepresidenan Madras ke-2
Masa jabatan
11 Juli 1921 –3 Desember 1926
GubernurFreeman Freeman-Thomas, 1st Marquess of Willingdon,

Sir Charles George Todhunter (pelaksana jabatan),

George Goschen, 2nd Viscount Goschen
PendahuluA. Subbarayalu Reddiar
PenggantiP. Subbarayan
Menteri Pemerintahan Sendiri Lokal (Kepresidenan Madras)
Masa jabatan
17 Desember 1920 –3 Desember 1926
Perdana MenteriA. Subbarayalu Reddiar,
Raja dari Panagal
GubernurFreeman Freeman-Thomas, 1st Marquess of Willingdon

Sir Charles George Todhunter (pelaksana jabatan),

George Goschen, 2nd Viscount Goschen
PendahuluTidak ada
PenggantiP. Subbarayan
Anggota Dewan Legislatif Kekaisaran India
Masa jabatan
1912–1915
Penguasa monarkiGeorge V dari Britania Raya
Gubernur JenderalCharles Hardinge, 1st Baron Hardinge of Penshurst
Informasi pribadi
Lahir(1866-07-09)9 Juli 1866
Meninggal16 Desember 1928(1928-12-16) (umur 62)
Partai politikPartai Keadilan
PendidikanKolese Kepresidenan, Madras
Pekerjaanlegislator, Ketua Menteri
ProfesiNegarawan, pengacara

Sir Panaganti[1] Ramarayaningar KCIE, (9 Juli 1866 – 16 Desember 1928), yang juga dikenal sebagai Raja dari Panagal, adalah seorang zamindar dari Kalahasti, seorang pemimpin Partai Keadilan dan Ketua Menteri atau Premier Kepresidenan Madras dari 11 Juli 1921 sampai 3 Desember 1926.[2]

Ramarayaningar lahir di Kalahasti pada 9 Juli 1866. Ia dididik di Madras dan mendapatkan gelar dalam bidang bahasa Sansekerta, hukum, filsafat dan bahasa-bahasa Dravida sebelum memasuki politik. Ia adalah salah satu anggota pendiri Partai Keadilan dan menjabat sebagai Presidennya dari 1925 sampai 1928.

Dari 17 Desember 1920 sampai 11 Juli 1921, Ramarayaningar menjabat sebagai Menteri Pemerintahan Sendiri Lokal dalam pemerintahan Partai Keadilan pertama yang dipimpin oleh A. Subbarayalu Reddiar. Ia menjabat sebagai Ketua Menteri Kepresidenan Madras dari 11 Juli 1921 sampai 3 Desember 1926. Ia mengenalkan sejumlah reformasi pada masa jabatannya. Lokalitas Theagaroya Nagar di Chennai berkembang pada masa ia menjabat sebagai Ketua Menteri. Ramarayaningar mengundurkan diri sebagai Ketua Menteri pada 1926 ketika Partai Keadilan gagal untuk mendapatkan suara mayoritas pada pemilihan Majelis Legislatif Madras 1926. Namun, ia tetap melanjutkan untuk aktif dalam politik dan menjabat sebagai Presiden Partai Keadilan sampai kematiannya pada 16 Desember 1928.

Kehidupan awal

Keluarga Ramarayaningar dilindungi Brahmin dan Raja mendapatkan pendidikan awalnya di tempat tinggal Calamur Sundara Sastri,[3] mertua dari C. P. Ramaswami Iyer.[4] Ia menyelesaikan sekolahnya dari Sekolah Tinggi Triplicane pada 1886[5] dan lulus dalam bidang Sanskerta dari Kolese Kepresidenan pada 1893 dengan Kimia Terapan sebagai subjek opsionalnya.[5] Ia lulus dengan gelar BL dan M.A. (Filsafat dan Bahasa-Bahasa Dravida) pada 1899.[5] Pada 1919, ia dilantik pada persekutuan Kolese Kepresidenan.[5][6]

Kematian dan warisan

250px-Panagal_Building.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Panagal Maaligai atau Gedung Panagal, awalnya Kolektorat Chingleput, dan sekarang, Kantor Revenue Distrik, yang dinamai dari nama Raja dari Panagal

Ramarayaningar meninggal pada 16 Desember 1928 karena influenza.[7][8] Ia digantikan sebagai Presiden Partai Keadilan oleh P. Munuswamy Naidu.[9][10]

Lihat pula

Catatan

  1. ↑ Great Britain India Office (1927). The India List and India Office List. London: Harrison and Sons. hlm. 216.
  2. ↑ "List of Chief Ministers of Tamil Nadu". Government of Tamil Nadu. Diakses tanggal 20 Oktober 2008.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ Shakunthala Jagannathan (1999). Sir C. P. Remembered. Vakils, Feffer and Simmons Ltd. hlm. 173. ISBN 81-87111-27-5.
  4. ↑ Biswanath, Pandey (1977). Leadership in South Asia. Vikas Publishing House. hlm. 253.
  5. 1 2 3 4 Geetha, V.; Rajadurai, S. V., ed. (1928). "Some Non-Brahmin Leaders". Revolt – A Radical Weekly in Colonial Madras (PDF). Periyar Dravidar Kazhagam. hlm. 176–179. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2014-12-12. Diakses tanggal 22 Juli 2013.
  6. ↑ Who was who: A Companion to Who's who: Containing the Biographies of Those who Died During the Period. A. C. Black. 1967. hlm. 811.
  7. ↑ Rao, P. Raghunadha (1983). History of Modern Andhra. Sterling Publishers. hlm. 116.
  8. ↑ Eugene F. Irschick (1969). Political and Social Conflict in South India; The non-Brahman movement and Tamil Separatism, 1916–1929. University of California Press. hlm. 320.
  9. ↑ Mishra, Maria (2007). Vishnu's Crowded Temple: India Since the Great Rebellion. Allan Lane. hlm. 137. ISBN 978-0-7139-9367-7.
  10. ↑ Innaiah, N. (1981). Politics for Power: The Role of Caste and Factions in Andhra Pradesh, 1880–1980. Scientific Publishers. hlm. 47.

Referensi

  • Ralhan, O. P. (2002). Encyclopaedia of Political Parties. Anmol Publications Pvt. Ltd. ISBN 978-81-7488-865-5.

Bacaan tambahan

  • "Rajah of Panagal". The Times. 17 Desember 1928.
Didahului oleh:
Jabatan dibentuk
Presiden Asosiasi Dravida Madras
1914–1917
Diteruskan oleh:
Asosiasi digabung dengan Federasi Liberal India Selatan
Didahului oleh:
None
Menteri Pemerintahan Sendiri Lokal di Kepresidenan Madras
17 Desember 1920 – 3 Desember 1926
Diteruskan oleh:
P. Subbarayan
Didahului oleh:
A. Subbarayalu Reddiar
Ketua Menteri Kepresidenan Madras
11 Juli 1921 – 3 Desember 1926
Diteruskan oleh:
P. Subbarayan
Didahului oleh:
Pembentukan baru
Raja dari Panagal
1923–1928
Diteruskan oleh:
P. Parthasarathy Rayaningar
Didahului oleh:
Sir P. Theagaroya Chetty
Presiden Federasi Liberal India Selatan
1925–1928
Diteruskan oleh:
B. Munuswamy Naidu
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan