Minggu, 01 November 2026
21:22 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK

Pamusuk Eneste

pamusuk eneste dikenal dengan

Bagikan:
Pamusuk Eneste
Lahir19 September 1951 (umur 75)
Padang Matinggi, Sumatera Utara
AlmamaterUniversitas Indonesia
PekerjaanSastrawan, pengajar

Pamusuk Eneste (lahir 19 September 1951) adalah seorang pengajar, editor, dan sastrawan Indonesia.[1][2]

Pendidikan dan karier

Pamusuk menyelesaikan pendidikan tinggi pada jurusan Sastra Indonesia Fakultas Sastra Universitas Indonesia (FSUI) pada tahun 1977.

Ia pernah menjadi pemimpin redaksi majalah kebudayaan umum FSUI Tifa Sastra sepanjang tahun 1972 hingga 1978, lalu sebagai redaktur budaya Surat Kabar Kampus UI Salemba (1976-1978), dosen Bahasa Indonesia pada Akademi Perawat St. Carolus, Jakarta (1978), dan Lektor Bahasa Indonesia pada Seminar fur Indonesische und Sudseesprachen, Universitas Hamburg, Jerman Barat, dari tahun 1978 sampai 1981,[1] dosen Faluktas Sastra Universitas Pakuan, Bogor (1983-1991), dan dosen Politeknik Universitas Indonesia (1992).[3]

Ia pernah menjadi editor Sastra dan Bahasa Indonesia di Penerbit Grasindo sejak 1982. Sebagai editor ia banyak membuat antologi karya sastrawan Indonesia dan pernah mengumpulkan tulisan-tulisan proses kreatif mereka. Selain itu, ia juga menulis buku panduan penyuntingan buku.

Ia menulis cerita pendek. Karya-karyanya yang tersebar kemudian dibukukan. Selain itu, dia menulis kajian-kajian atas karya sastra Indonesia.[4]

Karya

Kumpulan cerpen

  • Orang-orang Terasing (1984)
  • Isabel Blumenkol (1986)
  • Tuan Gendrik (1993)
  • Jendral-Jendral (2001)

Esai dan kajian sastra

  • Memahami Sajak-Sajak W.S. Rendra (bersama Utjen Djusen R., Djananto Supra, Dijushanan, dan Fauzi S.S.) (1978)
  • Novel-Novel dan Cerpen-Cerpen Indonesia Tahun 70-an (1982)
  • Cerpen Indonesia Mutakhir: Antologi Esei dan Kritik (1983)
  • Sajak-Sajak Goenawan Mohammad dan Sajak-Sajak Taufiq Ismail (bersama Dami N. Toda) (1984)
  • Tema Cerita Pendek Indonesia Tahun 1950-1960 (bersama Anita K. Rustapa, Utjen Djusen Ramabrata, A. Yasser S., dan Rasjid Sartuni) (1986)
  • Pengadilan Puisi (1986)
  • H.B. Jassin: Paus Sastra Indonesia (1987)
  • Mengenal Chairil Anwar (1995)

Karya sebagai editor

  • Proses Kreatif: Mengapa dan Bagaimana Saya Mengarang (I, 1982)
  • Proses Kreatif: Mengapa dan Bagaimana Saya Mengarang (II, 1984, editor)
  • Proses Kreatif: Mengapa dan Bagaimana Saya Mengarang (III, 1986, editor)
  • Proses Kreatif: Mengapa dan Bagaimana Saya Mengarang (IV, 2009, editor) [1]

Karya lainnya

  • Leksikon Kesusastraan Indonesia Modern (1981)
  • Ikhtisar Kesusastraan Indonesia Modern (1988)
  • Novel dan Film (1991)
  • Buku Pintar Penyuntingan Naskah (1995)
  • Bibliografi Sastra Indonesia: Cerpen, Drama, Novel, Puisi, Antologi, Umum (2001)

Penghargaan yang didapatkan

Pamusuk Eneste mendapatkan hadiah Yayasan Buku Utama Departemen P&K pada tahun 1987 atas buku H.B. Jassin Paus Sastra Indonesia.[5]

Referensi

  1. 1 2 3 "Profil Pamusuk Eneste" Goodreads.com. Diakses 29 Juli 2015.
  2. ↑ "Profil Pamusuk Eneste" Diarsipkan 2016-03-04 di Wayback Machine Korrie Layun Rampan, Leksikon susastra Indonesia. Diakses 29 Juli 2015.
  3. ↑ Dewan Redaksi Ensiklopedi Sastra Indonesia. (2004). Ensiklopedi Sastra Indonesia. Bandung: Titian Ilmu. ISBN 9799012120 hlm. 576
  4. ↑ Dewan Redaksi Ensiklopedi Sastra Indonesia. (2004). Ensiklopedi Sastra Indonesia. Bandung: Titian Ilmu. ISBN 9799012120 hlm. 576-577
  5. ↑ Dewan Redaksi Ensiklopedi Sastra Indonesia. (2004). Ensiklopedi Sastra Indonesia. Bandung: Titian Ilmu. ISBN 9799012120 hlm. 577


20px-Soekarno.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Artikel bertopik biografi Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan