Minggu, 27 September 2026
23:35 WIB
TERKINI
Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda
Palatar

Palatar

250px-Teras_Rumah_Batu_Martapura.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Surambi dengan 4 buah pilar yang berdiri tegak langsung di atas tanah pada Rumah Batu di Desa Pasayangan Selatan, Kecamatan Martapura, Banjar.
250px-Motif_Burung_Enggang_Gading_Pada_Hujung_Panapih_Rumah_Adat_Kampung_Tibung.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Surambi Sambutan atau Ambin yang berukuran kecil pada Rumah Adat Banjar Tipe Rumah Bubungan Tinggi di Kampung Tibung Raya, kota Kandangan.
250px-Palatar_Sambutan_Bubungan_Tinggi_Teluk_Selong.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Di antara Surambi Muka dengan Surambi Sambutan (Ambin) terdapat 4 buah pilar yang berdiri tegak di atas tanah/lantai papan pada Rumah Bubungan Tinggi di Desa Teluk Selong Martapura, Banjar.

Palatar atau Surambi adalah serambi dari Rumah Banjar terdiri 3 bagian berjenjang ke atas yaitu:

  1. Surambi Muka, yaitu teras pertama yang letaknya paling bawah atau paling depan dan tanpa atap.
  2. Surambi Sambutan (Ambin) yaitu teras kedua yang terletak di tengah-tengah dan beratap.
  3. Lapangan Pamedangan (Paseban) sering hanya disebut Pamedangan saja yaitu beranda paling atas dan beratap.

Surambi Muka

Pada area ini biasanya terdapat empat buah pilar yang berdiri tegak langsung di atas gundukan tanah yang sengaja dibuat lebih tinggi daripada halaman pekarangan sekitarnya atau dapat pula pada area ini dibuat lantai yang tersusun dari papan ulin, maka lantai papan inilah yang disebut sebagai Surambi Muka. Pada surambi muka terdapat lumpangan dari kayu berisi air untuk membersihkan kaki. Dikarenakan lumpangan tersebut sebagai tempat untuk membersihkan kaki yang kotor maka pada bagian ini mendapat istilah Pembasuh Kubalan. Setelah membasuh kaki, ada tempat membasuh kaki ke-2 berupa guci tempat air yang dalam istilah bahasa daerah disebut Pembasuh Pambilasan sebelum memasuki Surambi Sambutan.

Surambi Sambutan (Ambin)

250px-Pamedangan_Bubungan_Tinggi_Teluk_Selong.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Di antara Surambi Muka (Ambin) dengan Pamedangan (Paseban) terdapat 4 buah pilar pada Rumah Bubungan Tinggi di Desa Teluk Selong Martapura, Banjar.

Surambi Sambutan (Ambin) terletak di antara Surambi Muka dan Lapangan Pamedangan (Paseban). Surambi Sambutan adalah teras tengah berupa ruangan terbuka yang berfungsi sebagai tempat menyambut kedatangan tamu. Antara Surambi Sambutan dan Lapangan Pamedangan biasanya terdapat tangga lima tantang (trap). Sekeliling Surambi Sambutan sebagaimana halnya pada Surambi Pamedangan sering kali juga dibatasi dengan pagar susur yang disebut Kandang Rasi.[1][2]

Pamedangan (Paseban)

Lapangan Pamedangan (Paseban) adalah beranda paling atas berupa ruangan setengah terbuka yang berfungsi sebagai tempat duduk beristirahat pada sore maupun malam hari. Pada ruangan ini biasanya di sebelah kiri maupun kanan masing-masing terdapat sebuah kursi panjang yang diukir dan dilapis dengan tilam kampikan atau sebuah dipan kecil yang disebut katil. Pada sisi depan ruangan Surambi Pamedangan ini biasanya memakai pagar susur yang disebut Kandang Rasi. Sedangkan pada sisi kanan maupun maupun kiri ruangan Pamedangan biasanya merupakan dinding tertutup dengan jendela berdaun dua. Dinding kanan dan kiri ruang Pamedangan dapat pula dihilangkan dan diganti dengan pagar susur (railings) juga seperti pada sisi depannya.

Di antara ruangan Pamedangan dengan ruang Panampik Kacil (di dalam rumah) terdapat Tawing Hadapan (dinding depan).

Langit-langit ruangan Pamedangan pada rumah Bubungan Tinggi tidak memakai plafon tetapi pada jenis rumah Banjar lainnya memakai plafon yang disebut galadak dengan ornamen yang dilukis. Pada langit-langit ruangan Pamedangan digantung dua buah lampu antik. Pada jenis rumah Banjar lainnya dapat mencapai 3 buah titik lampu.

Tawing Hadapan

Di Tawing Hadapan (dinding depan) terdapat Tataban Kancang dengan ornamen dan sebuah Lawang Hadapan (pintu masuk depan) di atas sebuah Watun Langkahan/Watun Sambutan.

Lawang Hadapan (pintu masuk depan) jumlahnya hanya satu pada rumah Bubungan Tinggi maupun rumah Gajah Baliku tetapi pada jenis rumah Banjar lainnya ada yang berjumlah dua atau tiga buah pintu masuk, dimana pintu paling tengah diantara ketiga pintu terbut dibuat lebih besar daripada pintu sisi kiri dan kanannya.

Referensi

Pranala luar

Ambin Sayup · Anjung · Anjung Jurai · Anjung Surung · Balai Bidukun · Balai Seba · Bubungan Tinggi · Dahi lalongkang · Dahi lawang · Gagalungan · Galadak · Hambin Awan · Jamang (arsitektur) · Kandang Rasi · Konsol · Padapuran · Lawang Ari · Lawang Hadapan · Layang-Layang · Palatar · Palidangan (Ambin Dalam) · Paluaran · Pamedangan · Panampik Dalam · Panampik Kacil (Panurunan) · Panampik Tangah · Panampik Basar · Panampik Panangah · Pilis · Pisang Sasikat · Rumah Balai Bini · Rumah Balai Laki · Rumah Bangun Gudang · Rumah Bubungan Tinggi · Rumah Cacak Burung · Rumah Gajah Baliku · Rumah Gajah Manyusu · Rumah Joglo Gudang · Rumah Lanting · Rumah Tadah Alas · Rumah Palimasan · Rumah Palimbangan · Sindang Langit · Sungkul Atap · Sungkul Tangga · Surambi Sambutan · Tatah Hujung Panapih · Tatah Hujung Papilis · Tangga Kembar Siam · Tawing Hadapan · Tawing Halat · Tawing Layar · Tungkaran
120px-Rumah_Adat_Banjar%2C_South_Kalimantan_Pavilion%2C_TMII_%282025%29_-_img_01.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan