Selasa, 27 Oktober 2026
04:13 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung

Nyatuh pucung

Bagikan:
Nyatuh pucung
Klasifikasi ilmiah
Kerajaan:
Klad:Tracheophyta
Klad:Angiospermae
Klad:Eudikotil
Klad:Asterid
Ordo:
Famili:
Subfamili:
Tribus:
Genus:
Spesies:
P. rostratum
Nama binomial
Palaquium rostratum
Sinonim
Daftar
  • Croixia rostrata (Miq.) Baehni
  • Isonandra rostrata Miq.
  • Palaquium bancanum Burck
  • Palaquium calophylloides Ridl.
  • Palaquium linggense Burck
  • Palaquium membranaceum Burck
  • Palaquium parviflorum Burck
  • Palaquium parvifolium Burck
  • Palaquium payenifolium Pierre ex Becc.
  • Palaquium verstegii Burck
Artikel takson sembarang

Nyatuh pucung (Lat.: Palaquium rostratum Burck.) adalah tumbuhan yang termasuk dalam keluarga sowa-sawoan (Sapotaceae). Pohon berbanir besar, tingginya 30 - 40 meter, diamternya mencapai 180 cm.[1] Batangnya lurus, silindris, agak berlekuk.[2] Kulit batangnya berwarna coklat, mengelupas banyak.[2] Pepagan berwarna merah muda sampai merah, mengeluarkan getah putih dan banyak.[1] Daunnya tunggal, berbentuk bundar telur terbalik, terkumpul rapat di ujung ranting. Bunganya mengelompokpada ketiak daun,[1] berbulu yang berwarna merah karat.[2] Buahnya besar dan berbentuk bulat panjang.[1] Pohon ini tumbuh tersebar dalam hutan primer pada tanah, pasir dan tanah liat, dan kadang-kadang di rawa air tawar, pada ketinggian kurang dari 1.000 meter di atas permukaan laut.[1] Nyatuh pucung terdapat di Thailand, Semenanjung Malaya, Sumatra, Borneo, Sulawesi dan Jawa.[2] Kayu gubalnya berwarna merah muda atau coklat muda, dan kayu terasnya berwarna coklat tua.[2] Kayunya bermutu tinggi dengan berat jenis 0,6.[1] Kelas kekuatan II - III dan kelas keawetan IV.[2] Kayu nyatuh pucung mudah dikerjakan dan dapat digunakan sebagai bahan bangunan, tiang, papan, perabot rumah tangga, perahu, kayu lapis, lantai, rangka pintu dan jendela, alat olahraga dan musik, dan bahan perkapalan.[1][2] Perbanyakan dilakukan dengan biji.[1] Pembudidayaan jenis ini masih dalam taraf percobaan.[2]

Referensi

  1. 1 2 3 4 5 6 7 8 (Indonesia) Hassan Shadily Ensiklopedi Indonesia Jilid ke-4. 1984. Jakarta: Ictiar Baru- Van Hoeve dan Elsevier Publishing Projects.
  2. 1 2 3 4 5 6 7 8 (Indonesia) "Jenis-jenis Kayu Indonesia" (PDF). Nyatuh Pucung (Palaquium rostratum Burck). Diakses tanggal 13 Juni 2014.{{cite web}}: Markup miring atau tebal tidak diperbolehkan dalam: |publisher=[pranala nonaktif permanen]


Ikon rintisan

Artikel bertopik tumbuhan ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan