Rabu, 28 Oktober 2026
00:47 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung
Palapa E

Palapa E

Bagikan:
330px-Satelit_palapae.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kenampakan satelit Palapa-E milik Indosat.

Satelit Palapa E adalah satelit komunikasi milik PT Indosat, sebuah operator telekomunikasi di Indonesia.[1] Satelit ini dibuat untuk menggantikan satelit Palapa C2 yang telah habis masa orbitnya.[1] Selain itu, alasan pembuatan satelit ini juga disebabkan teguran pemerintah Indonesia melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) terkait pemanfaatan slot orbit satelit di orbit 150.5 Bujur Timur.[1]

Satelit ini akan diluncurkan pada tahun 2016 dan dibuat serta diluncurkan oleh perusahaan satelit Orbital Sciences.[2] Mesin satelit atau platform yang digunakan oleh Palapa-E adalah Satelit GEOStar-2 yang terdiri dari transponder pita C standar dan tambahan serta Ku-Band.[2] Cakupan wilayah yang akan dinaungi oleh satelit ini adalah Indonesia, ASEAN, dan Regional Asia Pasifik.[2]

Dari Antara News Orbital Sciences siap mendukung Indosat sebagai pelanggan kami..." Perusahaan telekomunikasi Indosat siap meluncurkan Satelit Palapa-E pada 2016, setelah memenuhi tenggat waktu dari Kementerian Komunikasi dan Informatika terkait pemanfaatan slot orbit satelit.

"Indosat menyampaikan surat kepada Menteri Komunikasi dan Informatika berisi laporan penandatanganan kerja sama Palapa-E in Orbit Delivery Contract dengan Orbital Science pada tanggal 27 November 2013," demikian siaran pers President Director & CEO Indosat, Alexander Rusli, yang diterima di Jakarta, Sabtu.[3]

Rujukan

  1. 1 2 3 "Indosat Melawan, Satelit Palapa-E Siap Mengangkasa". detikcom. 29 November 2013.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. 1 2 3 "Orbital Lands Palapa-E Satellite Contract". SpaceNews. 7 Mei 2013.
  3. ↑ Rahman, Muhammad Razi (30 November 2013). RH, Priyambodo (ed.). "Indosat luncurkan satelit Palapa-E 2016". ANTARA News. Antara News.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan