Senin, 28 September 2026
09:35 WIB
TERKINI
Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda
Palaeophonus

Palaeophonus

genus arachnida

Palaeophonus
Rentang waktu: Wenlock–Early Devonian [1][2]
250px-PSM_V27_D413_Fossil_scorpion.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Fosil Palaeophoneus nuncius dari Swedia
Klasifikasi ilmiah
Kerajaan:
Filum:
Kelas:
Ordo:
(tanpa takson):
Genus:
† Palaeophonus

Thorell & Lindström, 1884
Artikel takson sembarang

Palaeophonus (yang artinya pembunuh era kuno) adalah genus kalajengking paling tua yang diketahui.[2] Fosilnya ditemukan di Eropa. Genus ini secara virtual sangat mirip dengan kalajengking modern. Palaeophonus tumbuh hingga sepanjang 25–35 inci (640–890 mm) dan mungkin memangsa semua makhluk kecil yang ada di sekitarnya, termasuk kelabang primitif.

250px-The_Eurypterida_of_New_York_figure_84.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Restorasi sisi dorsal Palaeophonus nuncius

Referensi

  1. ↑ Laurie, M. (2012). "XIX.—On a Silurian Scorpion and some additional Eurypterid Remains from the Pentland Hills". Transactions of the Royal Society of Edinburgh. 39 (3): 575. doi:10.1017/S0080456800035109.
  2. 1 2 Dunlop, J. A. (2010). "Geological history and phylogeny of Chelicerata". Arthropod Structure & Development. 39 (2–3): 124. doi:10.1016/j.asd.2010.01.003.
Ikon rintisan

Artikel bertopik kalajengking prasejarah ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Ikon rintisan

Artikel bertopik kalajengking ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan