Senin, 28 September 2026
06:15 WIB
TERKINI
Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda

Pahama

Pahama adalah nama dari vokal grup asal Bandung. Nama yang merupakan akronim dari nama belakang para personel utamanya. Formasi baru dari grup ini terdiri dari Raymond Pattirane, Jefferey Pattirane, Denny Hatami, Bram Manusama, I Ketut Riwin, Dianne Carruthers, dan Ary Malibu. Pada tahun 1976 grup yang bergaya musik folk/ pop ini menjadi juara nasional Bintang Radio dan TV remaja berkat membawakan lagu " Pergi untuk Kembali" karya Minggoes Tahitu dan sebuah lagu rakyat Maluku "Waktu Hujan Sore - Sore".[1]

Selain nama Pahama mereka juga sering disebut sebagai Bimbo Ambon. Mengapa disebut demikian? Mungkin memang karena personelnya dominan orang Ambon, dan juga gaya musik mereka yang dinilai mirip dengan kelompok Bimbo. Tak heran, ayah Raymond, John Pattirane merupakan guru vokal ternama yang ada di Bandung yang telah sukses menggembleng Bimbo. Dengan alasan- alasan yang telah disebutkan tadi, maka bukan suatu kebetulan jika Pahama dan Bimbo memiliki "kekerabatan" tersendiri, hingga akhirnya Bimbo mau memproduseri album perdana mereka yang bertajuk Pahama Vol 1. Keistimewaan Pahama terletak pada teknik pembagian vokal yang detail dan akurat. Pantas saja jika album mereka ini masuk peringkat 108 dalam kategori 150 Album Indonesia Terbaik versi Rolling Stone edisi 31 Desember 2007.

Referensi

  1. ↑ Nugroho, Kelik M. (2015). Almanak Musik Indonesia 2005-2015. Jakarta: Yayasan Tali Kemanusiaan. hlm. 144. ISBN 978-602-73654-0-7.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan