Rabu, 21 Oktober 2026
07:19 WIB
TERKINI
Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari
Pabrik Gula Candi Baru

Pabrik Gula Candi Baru

perusahaan asal Indonesia

Bagikan:
PT Pabrik Gula Candi Baru
250px-PG_Candi_Baru_Sidoarjo.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Nama sebelumnyaNV Suiker Fabriek Tjandi (1911-1962)
PT Pabrik Gula Tjandi (1962-1993)
JenisPerseroan terbatas
IndustriPerkebunan
Kantor pusat
Wilayah yang dilayani
Indonesia
Tokoh kunci
Audry Harris Jolly Lapian[1]
(Direktur Utama)
Bambang Adi Sukarelawan[1]
(Komisaris Utama)
Produk
MerekRaja Gula
PendapatanRp 279,051 miliar (2020)[1]
Rp 686,870 juta (2020)[1]
Total asetRp 370,841 miliar (2020)[1]
Total ekuitasRp 238,302 miliar (2020)[1]
Jumlah karyawan
642 (2020)[1]
IndukRajawali Nusantara Indonesia

PT Pabrik Gula Candi Baru atau biasa disingkat menjadi PG Candi Baru, adalah adalah bagian dari ID FOOD yang bergerak di bidang agroindustri tebu. Pada tahun 2020, perusahaan ini berhasil menggiling 332.261 ton tebu untuk memproduksi 22.000 ton gula dan 16.772 ton molase.[1][2]

Sejarah

Perusahaan ini didirikan oleh The Goan Tjing[3] pada tahun 1832 dengan nama "NV Suiker Fabriek Tjandi". Pada tanggal 21 Oktober 1911, Kapitan Tjoa Tjwan Bing[3] membeli perusahaan ini. Pada saat itu, perusahaan ini telah dapat menggiling 7.500 kuintal tebu per hari. Perusahaan ini sempat berhenti menggiling tebu pada tahun 1941, tetapi pada tahun 1950, perusahaan ini kembali dioperasikan oleh warga negara Belanda. Pada awal dekade 1960-an, perusahaan ini dinasionalisasi dan diletakkan di bawah PNP XXII (kini PTPN X). Nama perusahaan ini juga diubah menjadi "PT Pabrik Gula Tjandi". Pada tahun 1963, sebagian saham perusahaan ini dijual ke Wirontono Bakrie, dan pada tahun 1972, seluruh saham perusahaan ini telah dijual ke Wirontono Bakrie dan keluarganya. Pada tahun 1975, kapasitas giling perusahaan ini ditingkatkan menjadi 12.500 kuintal tebu per hari, dan pada tahun 1981, kembali ditingkatkan menjadi 15.000 kuintal tebu per hari. Pada tahun 1991, pengelolaan perusahaan ini dititipkan ke Rajawali Nusantara Indonesia (RNI), dan setahun kemudian, RNI resmi membeli mayoritas saham perusahaan ini. Pada tahun 1993, nama perusahaan ini diubah menjadi seperti sekarang dan kapasitas gilingnya ditingkatkan menjadi menjadi 17.500 kuintal tebu per hari. Antara tahun 1998 hingga 2004, kapasitas giling perusahaan ini kembali ditingkatkan menjadi 18.500 kuintal tebu. Pada tahun 2005, kapasitas giling perusahaan ini ditingkatkan menjadi 20.000 kuintal tebu per hari, dan setahun kemudian, kembali ditingkatkan menjadi 22.000 kuintal per hari. Pada tahun 2009, kapasitas giling perusahaan ini ditingkatkan menjadi 25.000 kuintal per hari.[1][2][4]

Referensi

  1. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 "Laporan Tahunan 2020" (PDF). PT Pabrik Gula Candi Baru. Diakses tanggal 12 Februari 2022.
  2. 1 2 "Profil Perusahaan". PT Pabrik Gula Candi Baru. Diakses tanggal 12 Februari 2022.
  3. 1 2 "The Goan Tjing, Kapitein 1826-1835, Majoor Surabaya 1835-1838 鄭元楨". Geni. Diakses tanggal 12 Februari 2022.
  4. ↑ Hadi, Ariski Prasetyo (24 Januari 2017). "Cerobong Tua PG Candi Baru Sidoarjo Tak Manja". Jawa Pos. Diakses tanggal 3 November 2021.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)


Ikon rintisan

Artikel bertopik badan usaha atau perusahaan Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan