Rabu, 28 Oktober 2026
07:32 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung
Ovovivipar

Ovovivipar

cara reproduksi hewan

Bagikan:
Perut bergetar yang disebabkan oleh pergerakan berudu yang menetas di dalam tubuh katak betina Limnonectes larvaepartus.

Ovovivipar adalah salah satu cara berkembang biak hewan dengan cara mengembangbiakan telur di dalam tubuh induknya, tetapi cadangan makanan yang diperoleh embrio berasal dari dalam telur tersebut bukan dari tubuh induknya.[1] Sel telur yang telah dibuahi menetas pada saluran telur (oviduk) sehingga hewan ovovivipar terlihat seperti melahirkan.[2] Kesan melahirkan ini didapat karena ketika keluar dari badan induknya sudah berbentuk utuh berbentuk anak.[2] Beberapa contoh binatang ovovivipar adalah hiu, ikan pari, reptil, kadal, dan beberapa jenis ular (ular sanca, ular boa, dan ular piton).[3]

Proses pertama berkembang biak hewan ovovivipar adalah pembuahan di dalam badan induk betina. Proses pembuahan akan menghasilkan zigot yang akan tumbuh menjadi embrio pada telur. Zigot akan mendapatkan makanan dari cadangan makanan yang berada di dalam telur. Setelah zigot berkembang menjadi embrio dan mengalami pertumbuhan yang sempurna di dalam telur induk betina akan langsung melahirkan anaknya.[3]

Lihat Pula

Referensi

  1. ↑ Tim Penyusun KBBI. "Ovovivipar". kbbi.kemendikdasmen.go.id. Diakses tanggal 2020-11-29.
  2. 1 2 Winarsih, Sri (2020-09-21). Ensiklopedia Sains : Perkembangbiakan Makhluk Hidup, Air, Hidup Sehat, Gaya dan Gerak, Tata Surya. Semarang: Alprin. hlm. 23. ISBN 978-623-263-363-6.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  3. 1 2 Haryanto, Alexander (21 September 2020). "Apa Perbedaan Ovipar, Vivipar dan Ovovivipar?". tirto.id. Diakses tanggal 2020-11-29.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan