Senin, 21 September 2026
22:50 WIB
TERKINI
Cek Fakta Menteri Keuangan Suahasil Nazara Diserang Hoaks: Dana Hibah Fiktif dan Korupsi Fantastis Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Mengatasnamakan BRI Marak di Medsos Cek Fakta Klarifikasi Hoaks: Nusron Wahid Tak Pernah Sebut Jokowi Terima Suap Rp 700 Miliar Hukum & Kriminal Pengusaha RI Tersandung Dolar Singapura Palsu di Kasino Mewah Sentosa Peristiwa Misteri 22 Penumpang KM Virgo Tak Terdaftar: Menyoroti Akurasi Manifes Kapal Olahraga Pedro Acosta Pecah Telur di MotoGP Austria 2026, Penantian Panjang Berakhir Kolom Warisan Otoriter: Jejak Kekuasaan Kolonial dalam Rezim Orde Baru Kolom Obligasi Daerah Rp 5,6 Triliun DKI: Cerminan Kebutuhan Pembiayaan Ibu Kota Politik Partai Pendukung Prabowo Usulkan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Presiden Megapolitan Pria Penendang Wanita di Senayan City Resmi Tersangka, Polisi Ungkap Motifnya Cek Fakta Menteri Keuangan Suahasil Nazara Diserang Hoaks: Dana Hibah Fiktif dan Korupsi Fantastis Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Mengatasnamakan BRI Marak di Medsos Cek Fakta Klarifikasi Hoaks: Nusron Wahid Tak Pernah Sebut Jokowi Terima Suap Rp 700 Miliar Hukum & Kriminal Pengusaha RI Tersandung Dolar Singapura Palsu di Kasino Mewah Sentosa Peristiwa Misteri 22 Penumpang KM Virgo Tak Terdaftar: Menyoroti Akurasi Manifes Kapal Olahraga Pedro Acosta Pecah Telur di MotoGP Austria 2026, Penantian Panjang Berakhir Kolom Warisan Otoriter: Jejak Kekuasaan Kolonial dalam Rezim Orde Baru Kolom Obligasi Daerah Rp 5,6 Triliun DKI: Cerminan Kebutuhan Pembiayaan Ibu Kota Politik Partai Pendukung Prabowo Usulkan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Presiden Megapolitan Pria Penendang Wanita di Senayan City Resmi Tersangka, Polisi Ungkap Motifnya
Otrar

Otrar

Warisan Dunia di Kazakhstan

250px-Ovidio_Guaita_16.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Otrar adalah sebuah kota hantu yang terletak di Kazakhstan. Permukiman tersebut dulunya disebut memainkan peran kunci di Jalur Sutra dan merupakan pusat utama perdagangan budaya dan sains.

Kota menjadi salah satu kota yang berhasil dikuasai oleh Kekaisaran Mongol setelah sempat menjadi kota terbesar di Asia Tengah. Kota tersebut juga terletak di pertemuan Sungai Arys dan Syr Darya, yang menjadi gantungan hidup sekitar 200 ribu orang.

Beberapa cendekiawan lahir dari kota tersebut seperti pemikir, matematikawan, dan filsuf terkenal Al-Farabi; astronom matematika Abbas Zhauhari; ahli bahasa dan ahli geografi Iskhak Al-Farab; dan pengkhotbah Arystan-Bab.

Pada tahun 1219, pasukan Mongol menghancurkan kota tersebut dalam waktu sekitar enam bulan. Pasukan Mongol kemudian membantai penduduk, membuat orang-orang yang tersisa menjadi budak dan membakar kota menjadi abu. Pada 1720, kota tersebut dihancurkan kembali oleh bangsa Jungar.[1]

Referensi

Kazakhstan

Artikel bertopik Kazakhstan ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan