Senin, 19 Oktober 2026
06:01 WIB
TERKINI
Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten
Otonycteris

Otonycteris

genus mamalia

Bagikan:
Otonycteris
250px-Otonycteris_hemprichii.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kelelawar telinga panjang gurun (Otonycteris hemprichii)
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Mammalia
Ordo: Chiroptera
Tribus: Plecotini
Genus: Otonycteris
Peters, 1859
Spesies tipe
Otonycteris hemprichii
Peters, 1859
Spesies

Otonycteris hemprichii
Otonycteris leucophaea

Artikel takson sembarang

Otonycteris adalah sebuah genus kelelawar dalam famili Vespertilionidae. Anggota genus ini ditemukan di Amerika Utara dan Asia Tengah. Hingga baru-baru ini, genus ini dianggap monotipik. Namun, pada 2010, kelelawar telinga panjang turkestani dibedakan dari kelelawar telinga panjang gurun; sebelumnya, semua populasi genus ini dianggap sebagai jenis kelelawar telinga panjang gurun.

Kini, genus ini mencakup dua spesies:[1]

  • Kelelawar telinga panjang gurun (Otonycteris hemprichii)
    • Subspesies
      • Otonycteris hemprichii hemprichii: ditemukan di Afrika Utara, Levant, dan Timur Tengah
      • Otonycteris hemprichii cinerea: ditemukan di pegunungan Iran dan Oman
      • Otonycteris hemprichii jin: ditemukan di gurun dataran rendah di bagian timur Semenanjung Arab dan Iran tenggara
  • Kelelawar telinga panjang turkestani (Otonycteris leucophaea)

Referensi

  1. ↑ Benda, P.; Gvoždík, V. (2010). "Taxonomy of the genus Otonycteris (Chiroptera: Vespertilionidae: Plecotini) as inferred from morphological and mtDNA data" (PDF). Acta Chiropterologica. 12 (1): 83–102. doi:10.3161/150811010x504617. Diarsipkan dari versi asli pada Oktober 16, 2017.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan