Jumat, 30 Oktober 2026
21:39 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Ostmark (Austria)

Ostmark (Austria)

Bagikan:
500px-OstmarkMap.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Ostmark pada tahun 1941

Ostmark (pelafalan dalam bahasa Jerman:[ˈʔɔstmaʁk]ⓘ, berarti "wilayah perbatasan timur") adalah nama yang digunakan oleh Jerman Nazi dari tahun 1938 hingga 1942 untuk menggantikan Negara Federal Austria seusai peristiwa Anschluss.

Selayang pandang

Setelah Adolf Hitler yang terlahir di Austria berhasil menyatukan negara asalnya dengan Jerman (Anschluss), pemerintah Nazi mengubah nama wilayah ini: nama Austria (Österreich dalam bahasa Jerman, berarti "kerajaan timur") diganti menjadi "Ostmark", yang mengacu kepada istilah Marcha orientalis pada abad ke-10. Perubahan ini dimaksudkan untuk menegaskan bahwa Austria sekarang adalah "wilayah perbatasan timur" Reich Jerman.

Pada Agustus 1938, Donau-Zeitung dengan bangga menyebutkan Passau sebagai "tempat kelahiran Ostmark yang baru".[1]

Subdivisi

Menurut Ostmarkgesetz yang mulai berlaku pada tanggal 1 Mei 1939, Austria dibagi menjadi tujuh Reichsgaue, masing-masing di bawah kepemimpinan seorang pejabat pemerintah yang memegang jabatan Reichsstatthalter (gubernur) dan Gauleiter (pemimpin Partai Nazi):[2]

Reichsgau merupakan pembagian administratif yang baru dan sederhana yang menggantikan negara-negara bagian federal di Austria.[3] Pada tahun 1942, istilah "Ostmark" dianggap masih dapat mengingatkan orang akan negara Austria yang merdeka, sehingga istilah resmi untuk tujuh Reichsgaue tersebut adalah Donau- und Alpenreichsgaue ("Reichsgaue Donau dan Alpen"). Seusai Perang Dunia II, negara Austria dikembalikan seperti semula sesuai dengan Deklarasi Moskwa 1943.

Referensi

  1. ↑ Anna Rosmus Hitlers Nibelungen, Samples Grafenau 2015, hlm. 165f
  2. ↑ ["(Jerman) legal text at verfassungen.de". Diarsipkan dari asli tanggal 2017-11-12. Diakses tanggal 2017-11-02. (Jerman) legal text at verfassungen.de]
  3. ↑ "reconciliationfund". Diarsipkan dari asli tanggal 2011-07-06. Diakses tanggal 2017-11-02.

Lihat pula


Ikon rintisan

Artikel bertopik sejarah ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan