| Manyung kerbau | |
|---|---|
Manyung kerbau, Osteogeneiosus militaris dari Paljaya, Segarajaya, Tarumajaya, Bekasi | |
| Klasifikasi ilmiah | |
| Kerajaan: | |
| Filum: | |
| Kelas: | |
| Ordo: | |
| Famili: | |
| Genus: | |
| Spesies: | O. militaris |
| Nama binomial | |
| Osteogeneiosus militaris | |
| Sinonim[2] | |
| |
Manyung kerbau[4]: 122, 125, [5]: 331 (Osteogeneiosus militaris) adalah salah satu spesies ikan manyung, anggota suku Ariidae. Ikan yang hidup di air payau dan asin ini menyebar luas di kawasan perairan tropika Indo-Pasifik Barat, sejak Pakistan di sebelah barat, ke timur hingga pesisir Asia Tenggara dan perairan Indonesia barat.[6] Dikenal sebagai Soldier catfish dalam bahasa Inggris, nama-nama lainnya di Indonesia adalah manyung kerbo (Btw.); lundu (Smg.); keting, keténg (Sby.); songop (Psr.), dan lain-lain.[4]: 122, 125, [5]: 331
Pengenalan
Ikan bertubuh sedang, licin tak bersisik; panjang hingga 31 cm. Kepala sangat memipih datar, sisi atasnya tertutupi oleh kulit yang halus. Moncongnya papak, dengan mulut di sisi bawah (inferior) dan (hanya) sepasang sungut di rahang atas; sungut-sungut itu keras kaku dan ujungnya mencapai pangkal sirip dada atau lebih. Sisi atas kepala dengan keping-keping tulang serupa perisai yang berpola kasar permukaannya, dengan lekuk fontanel yang memanjang di tengah dahi di antara dua mata.[7]: 1879
Matanya kecil; garis tengahnya 5,5 hingga 8 kali lebih kecil dari panjang kepala. Gigi-giginya tersusun dalam pelat. Dua pelat gigi yang menempel di rahang atas sebelah depan (pelat maksilar) terbentuk dari gigi-gigi runcing halus seperti duri kecil (villiform); sedangkan empat pelat gigi yang terdapat di langit-langit mulut (palatum) berisi gigi-gigi kecil yang berbentuk kerucut yang berujung tumpul membulat. Sisir saring pada busur insang yang pertama berjumlah 10 atau 11 buah.[7]: 1879
Sirip punggung (dorsal) tersusun oleh I jari-jari keras (duri) dan 7 jari-jari lunak; sedangkan sirip-sirip dada (pectoral) dengan I duri dan 9(-10) jari-jari lunak. Duri atau patil pada sirip punggung panjangnya 4/7 hingga 5/7 panjang kepala, sementara panjang patil sirip dada lk. 1/2 panjang kepala atau kurang; patil-patil itu bergigi bergerigi pada sisi depan dan belakangnya. Sirip perut (ventral) terdiri dari 6 jari-jari lunak, sedangkan sirip dubur (anal) tersusun dari 19-22 jari-jari lunak. Sirip lemak (adipose) kecil, pangkalnya lebih sempit daripada sepertiga jaraknya ke sirip punggung. Sisi atas tubuh kebiruan, sedangkan sisi bawah berwarna putih atau krem; tepi luar sirip punggung dan sirip lemak biru gelap.[5]: 330–331, [7]: 1879
Ekologi dan agihan
Manyung kerbau hidup di perairan berlumpur dekat pantai dan di estuaria; acap kali pula menghulu di bagian hilir sungai yang terpengaruh pasang, atau memasuki sistem danau dan telaga di belakang pantai.[7]: 1879 Ikan ini memangsa invertebrata dan ikan-ikan kecil.[6]
Osteogeneiosus militaris menyebar luas di kawasan perairan tropika Indo-Pasifik Barat: tercatat dari pantai barat India, Bangladesh, Burma, Singapura, Malaysia (Melaka, Sarawak), Brunei Darussalam, dan Dangkalan Sunda.[7]: 1879, [6] Ditemukan pula di Pakistan,[6] serta di sungai dan Delta Mekong di Vietnam.[8]: 72, [9]: 74, [10]: 279 Di Indonesia, ikan ini dilaporkan dari Jawa (Jakarta, Semarang, Surabaya, Pasuruan); Madura; Laut Jawa; Sumatra (Bagansiapiapi); dan Kalimantan.[5]: 331
Manfaat
Manyung kerbau merupakan ikan konsumsi berharga murah. Ikan ini terutama ditangkap dengan menggunakan pukat pantai, jaring serok, bubu laut, pukat tarik dan lain-lain. Manyung ini umumnya dijual segar di pasar.[6]
Catatan kaki
- ↑ Sidharthan, A. (2023). Osteogeneiosus militaris. The IUCN Red List of Threatened Species 2023: e.T197022A2478007. https://dx.doi.org/10.2305/IUCN.UK.2023-1.RLTS.T197022A2478007.en. Accessed on 04/xi/2026.
- 1 2 Fricke, R., W.N. Eschmeyer, & R. van der Laan (eds.) (2026). Eschmeyer's Catalog of Fishes: Genera, Species, References - version of 20 Oct. 2026. Electronic version accessed 04/xi/2026.
- ↑ Linnaeus, C. (1758). Systema naturae per regna tria naturae, secundum classes, ordines, genera, species, .... Tomus I. Editio decima, reformata: 305. Holmiae: Impensis Direct. Laurentii Salvii, 1758-1759.
- 1 2 Bleeker, P. (1858). Ichthyologiae Archipelagi Indici Prodromus vol I Siluri. Bataviae: Typis Langei &soc. (Terj. Ingg.: 104-110)
- 1 2 3 4 Weber, M. and L.F. de Beaufort. (1913). The Fishes of The Indo-Australian Archipelago II: 329-331. Leiden: E.J. Brill.
- 1 2 3 4 5 Froese, R. & D. Pauly (Eds). (2026). "Osteogeneiosus militaris (Linnaeus, 1758)" at FishBase, World Wide Web electronic publication (www.fishbase.org) - 06/2026. Accessed in 04/xi/2026.
- 1 2 3 4 5 Kailola, P.J. (1998). "Order Siluriformes: Ariidae (= Tachysuridae). Sea catfishes (fork-tailed catfishes)". in Kent E. Carpenter & Volker H. Niem (Eds.). FAO Species Identification Guide: The Living Marine Resources of The Western Pacific. Vol. 3, Batoid fish: 1827-1879. Rome: Food and Agriculture Organization.
- ↑ Rainboth, W.J., C. Vidthayanon, & Mai Dinh Yen. (2012). "Fishes of the Greater Mekong Ecosystem, with species list and photographic atlas". Miscellaneous Publications Museum of Zoology, University of Michigan no. 201, 6/1/2012.
- ↑ Tran, D.D., K. Shibukawa, P.T. Nguyen, ..., K. Utsugi. (2013). Fishes of the Mekong Delta, Vietnam. Can Tho: Can Tho Univ. Publ.
- ↑ Nagao Natural Environment Foundation. (2021). Fishes of the Indochinese Mekong. Tokyo: Nagao Natural Environment Foundation. xii+546 pages.
Pranala luar dan sumber informasi lain
- V. Rayappa Pantulu (1963). "Studies on the Age and Growth, Fecundity and Spawning of Osteogeneiosus militaris (Linn.)" Journal du Conseil, Volume 28, Issue 2, September 1963, Pages 295–315, https://doi.org/10.1093/icesjms/28.2.295
- P.K. Parida, A.K. Jaiswar, R. Palaniswamy, P. Kumar, & S.K. Chakraborty (2014). "Growth and mortality of Osteogeneiosus militaris (Linnaeus 1758) from Mumbai waters". Indian J. Fish., 61(1) : 12-15, 2014. (Laman ResearchGate)
| Osteogeneiosus militaris |
|
|---|---|