Rabu, 04 November 2026
01:09 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare
Ossau-Iraty

Ossau-Iraty

Bagikan:
Ossau-Iraty
250px-Ossau-Iraty.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Negara asalPrancis
WilayahPyrenees
Sumber susuDomba
DipasteurisasiTidak
TeksturSemi-keras
Waktu pematangan90 hari
SertifikasiAOC[1]

Ossau-Iraty atau Ossau-Iraty Brebis-Pyrénées adalah keju dari daerah Pyrenees di Prancis yang dibuat dengan menggunakan susu domba mentah.[1] Keju ini memiliki bentuk silinder dengan diameter 25 sentimeter dan tinggi 12 sentimeter.[2] Berat dari keju ini berkisar antara 4 hingga 5 kilogram.[2] Keju ini memiliki varian yang lebih kecil yang bernama Petit Ossau-Iraty dengan berat 1 hingga 3 kilogram.[2] Keju ini memiliki kulit yang halus dan tebal serta berwarna kuning atau abu-abu.[2] Keju Ossau-Iraty masih diproduksi di pegunungan dengan menggunakan susu dari domba yang berkepala hitam yaitu domba Manech.[1] Keju ini telah disertifikasi oleh AOC dan karena itu harus memenuhi beberapa ketentuan, diantaranya adalah proses koagulasi haruslah menggunakan rennet dan pematangannya haruslah 60 hari untuk yang berukuran kecil dan 90 hari untuk yang berukuran besar.[1] Apabila ketentuan tersebut tidak dipenuhi maka keju dari daerah ini tidak dapat disebut Ossau-Iraty tetapi akan disebut dengan Fromage de Brebis.[1]

Lihat pula

Rujukan

  1. 1 2 3 4 5 (Inggris) Harbutt, Juliet (2006). The World Encyclopedia of Cheese. Anness Publishing Ltd. ISBN 978-1-84309-960-4. Page 36.
  2. 1 2 3 4 (Inggris) Iburg, Anne (2004). Dumont's Lexicon of Cheese. Rebo International b.v., Lisse, The Netherlands. ISBN 978-90-366-1689-8. Page 204-205.

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Ossau-Iraty.


Ikon rintisan

Artikel bertopik keju ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan