Senin, 19 Oktober 2026
23:50 WIB
TERKINI
Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global
Osedax roseus

Osedax roseus

Bagikan:
Osedax roseus
Osedax_roseus.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail_unscaled
Osedax roseus
Klasifikasi ilmiah
Kerajaan:
Filum:
Kelas:
Ordo:
Famili:
Genus:
Rouse et al., 2004[1]
Spesies:
O. roseus
Nama binomial
Osedax roseus
Rouse, Worsaae, Johnson, Jones & Vrijenhoek, 2008[2]
Artikel takson sembarang

Osedax roseus adalah spesies cacing Polychaete yang hidup di zona batipelagik di laut dalam. Cacing ini pertama kali dideskripsikan dari cacing yang ditemui di bangkai paus yang jatuh ke dasar Teluk Monterey, California, di kedalaman 1.018 m.

Seperti spesies Osedax lainnya, spesies ini dapat bertahan hidup dengan memanfaatkan tulang paus yang sudah mati.[3] Saat seekor paus mati, bangkainya jatuh ke dasar laut. Di sini bangkai paus dimakan oleh banyak invertebrata di dasar laut. Cacing seperti Osedax roseus memanfaatkan tulangnya. Cacing ini menempel di tulang tersebut dan memiliki hubungan simbiosis dengan bakteri untuk memperoleh nutrien di dalam tulang.[3]

Spesies ini tersebar di Samudra Pasifik Timur Laut.[2]

Referensi

  1. ↑ G. W. Rouse; S. K. Goffredi & R. C. Vrijenhoek (2004). "Osedax: Bone-Eating Marine Worms with Dwarf Males". Science. 305: 668–671. doi:10.1126/science.1098650. PMID 15286372.
  2. 1 2 Glover, Adrian (2008). "Osedax roseus Rouse, Worsaae, Johnson, Jones & Vrijenhoek, 2008". World Register of Marine Species. Diakses tanggal Maret 20, 2013.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. 1 2 Rouse, G.W.; Worsaae, K.; Johnson, S.B.; Jones, W.J.; Vrijenhoek, R.C. (Februari 2008). "Acquisition of dwarf male "harems" by recently settled females of Osedax roseus n. sp. (Siboglinidae; Annelida)". Biol Bull. 214. Biol Bull: 67–82. doi:10.2307/25066661. PMID 18258777.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)


Ikon rintisan

Artikel bertopik hewan ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan