Senin, 02 November 2026
00:17 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Osedax frankpressi

Osedax frankpressi

Bagikan:
Osedax frankpressi
Osedax_frankpressi.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail_unscaled
Klasifikasi ilmiah
Kerajaan:
Filum:
Kelas:
Ordo:
Famili:
Genus:
Spesies:
O. frankpressi
Nama binomial
Osedax frankpressi
Rouse, Goffredi & Vrijenhoek, 2004[1]
Artikel takson sembarang

Osedax frankpressi adalah spesies cacing dasar laut yang dapat masuk ke dalam tulang paus yang sudah mati dan kemudian bertahan hidup dari protein dan lipid yang ada di dalam tulang tersebut. Spesies ini dapat ditemui di kawasan Samudra Pasifik Utara bagian timur.[2] Spesies ini dinamai dari geofisikawan Frank Press untuk menghormati jasa-jasanya terhadap ilmu pengetahuan.[1]

Deskripsi

Cacing ini pertama kali dideskripsikan pada tahun 2004 setelah ditemukan di bangkai paus abu-abu di Teluk Monterey, California, di kedalaman 2.891 m.[3] Cacing ini mengakar di tulang paus itu seperti bunga. Di ujung atasnya terlihat sesuatu yang mirip dengan dedaunan, tetapi sebenarnya organ tersebut berfungsi sebagai insang. Seperti spesies Osedax lainnya, cacing ini tidak memiliki mulut dan perut,[3] sehingga mereka mengandalkan hubungan simbiosis dengan bakteri dari ordo Oceanospirillales yang mengolah protein dan lipid di dalam tulang paus menjadi nutrien yang dapat mereka serap.[3] Sementara itu, untuk masuk ke dalam tulang paus, cacing ini dapat mengeluarkan asam.

Cacing ini memiliki strategi reproduksi yang unik. Diduga larva cacing yang menempel di tulang paus akan menjadi cacing betina, sementara larva yang menempel di tubuh cacing betina akan menjadi cacing jantan yang sangat kecil yang akan tergabung dengan jaringan cacing betina.[4] Jumlah cacing jantan yang menempel di satu betina dapat mencapai 100 dan mereka menyediakan sperma untuk cacing betina ini. Cacing betina terus menerus menghasilkan telur yang akan terus disebarkan ke samudra untuk mencari tulang berikutnya.[4]

Referensi

  1. 1 2 G. W. Rouse; S. K. Goffredi; R. C. Vrijenhoek (2004). "Osedax: Bone-Eating Marine Worms with Dwarf Males". Science. 305: 668–671. doi:10.1126/science.1098650. PMID 15286372.
  2. ↑ Fauchald, K. (2004). "Osedax frankpressi Rouse, Goffredi & Vrijenhoek, 2004". World Register of Marine Species. Diakses tanggal Maret 20, 2013.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. 1 2 3 Goffredi, Shana K,; Orpha, Victoria J.; Rouse, Greg W.; Jahnke, Linda; Embaye, Tsegeria; Turk, Kendra; Lee, Ray; Vrijenhoek, Robert C. (2005). "Evolutionary innovation: a bone-eating marine symbiosis". Environmental Microbiology. 7 (9): 1369–1372. doi:10.1111/j.1462-2920.2005.00824.x.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link)
  4. 1 2 Grime, J. Philip; Pierce, Simon (2012). The Evolutionary Strategies that Shape Ecosystems. John Wiley & Sons. hlm. 123. ISBN 978-1-118-22327-7.
Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Osedax frankpressi.


Ikon rintisan

Artikel bertopik hewan ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan