Minggu, 27 September 2026
09:12 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG
Orwellian

Orwellian

Video luar
250px-1984_and_photo_of_George_Orwell.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
What "Orwellian" really means - Noah Tavlin, 5:31, TED Ed[1]

"Orwellian" adalah kata sifat yang menggambarkan situasi, ide, atau kondisi masyarakat yang oleh George Orwell diidentifikasi sebagai hal yang merusak kesejahteraan masyarakat yang bebas dan terbuka. Ini menunjukkan sikap dan kebijakan brutal kontrol keras oleh propaganda, pengawasan, informasi yang salah, penolakan kebenaran (pikirganda), dan manipulasi dari masa lalu, termasuk "unperson"—seseorang yang eksistensi masa lalunya dihapuskan dari catatan dan ingatan publik publik, yang dilakukan oleh pemerintah represif modern. Sering kali, ini termasuk keadaan yang digambarkan dalam novelnya, terutama Nineteen Eighty-Four[2] tetapi politik pikir-ganda dikritik sepanjang karyanya, seperti dalam Politik dan Bahasa Inggris.[3]

Nineteen Eighty-Four menggunakan tema dari kehidupan di Uni Soviet dan masa perang di Inggris Raya sebagai sumber bagi banyak motif.[4][5]

Latar belakang

Ada juga banyak wacana (John Rodden, Christopher Hitchens et al), pada kemungkinan bahwa Orwell menggemblengkan gagasannya selama ia mengalami penindasan, dan tulisan-tulisannya yang berikutnya di media Inggris, selama Perang Saudara spanyol. Orwell adalah seorang anggota milisi dari Partai Buruh Penyatuan Marxis (POUM) dan menderita penindasan dan lolos dari penangkapan oleh faksi Komintern yang bekerja di dalam Pemerintahan Republik. Setelah melarikan diri dia membuat kasus yang kuat untuk membela revolusi Spanyol dari Komunis di sana, dan mis-informasi di media cetak di rumah. Selama periode ini dia membentuk ide-ide yang kuat tentang reportase kejadian, dan konteks mereka dalam ide-idenya sendiri tentang imperialisme dan demokrasi.

Sikap Orwell yang anti-Komintern sering membawanya ke dalam konflik dengan rekan sastra seperti W. H. Auden dan Stephen Spender; serta komentator 'sayap kiri' seperti Anne Murray, Duchess of Atholl. Hal ini, pada gilirannya, memberikan Orwell perasaan bahwa apa yang ididengarnya dari rekan-rekannya di Spanyol adalah 'keberpihakan politik' (Time and Tide, 16 Juli 1938). Sebuah keberpihakan bahwa Thomas Cushman dan John Rodden berpendapat bahwa Orwell diinokulasi selama waktunya sebagai seorang Polisi Imperial di Burma.

Akibatnya Orwell tidak dapat mendamaikan 'kebenaran' sendiri, kerajaan Inggris, atau rekan senegaranya dalam pers 'sayap kiri'; dan dengan demikian ia menyindir paradigma propaganda ini dalam novelnya Nineteen Eighty-Four.

Lihat juga

Referensi

  1. ↑ "What "Orwellian" really means - Noah Tavlin". TED Ed. Diakses tanggal 4 Oktober 2015.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ Drabble, Margaret (2000). The Oxford Companion to English Literature (Edisi Sixth). Oxford and New York: Oxford University Press. hlm. 726. ISBN 0-19-861453-5.
  3. ↑ Traub, James (Januari 5, 2016). "The Empty Threat of 'Boots on the Ground'". The New York Times.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. ↑ Orwell, George (1949). Nineteen Eighty-four, A Novel. New York: Harcourt, Brace. OCLC 366581.
  5. ↑ Tzouliadis, Tim (2008). The Forsaken. New York: Penguin Press. hlm. 48–49. ISBN 978-1-59420-168-4.

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan