Jumat, 02 Oktober 2026
10:54 WIB
TERKINI
Berita Tangki Motor Bocor Picu Kebakaran Hebat Bengkel di Cilincing, Kerugian Capai Rp 75 Juta Berita DPR Tugaskan Komisi III Uji Kelayakan Komjen Suyudi Ario Seto Sebagai Calon Kapolri Berita Uji Kelayakan Komjen Suyudi Ario Seto: Langkah Krusial Menuju Kursi Kapolri Berita Komjen Suyudi Paparkan Visi 'Polisi Bersama Masyarakat' untuk Transformasi Polri Berita Jalan Mulus Komjen Suyudi: Komisi III DPR Setujui Pimpin Polri Berita DPR RI Resmi Lantik Komjen Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri Baru Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 1 Oktober 2026: Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 1 Oktober 2026 Turun, Cek Rincian Lengkapnya Sekarang Cuaca Waspada! 325 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Ancaman Karhutla Meningkat Regional Menko PMK Muhadjir Effendy Kunjungi Anjir Batola, Perkuat Sinergi Pembangunan Wilayah Berita Tangki Motor Bocor Picu Kebakaran Hebat Bengkel di Cilincing, Kerugian Capai Rp 75 Juta Berita DPR Tugaskan Komisi III Uji Kelayakan Komjen Suyudi Ario Seto Sebagai Calon Kapolri Berita Uji Kelayakan Komjen Suyudi Ario Seto: Langkah Krusial Menuju Kursi Kapolri Berita Komjen Suyudi Paparkan Visi 'Polisi Bersama Masyarakat' untuk Transformasi Polri Berita Jalan Mulus Komjen Suyudi: Komisi III DPR Setujui Pimpin Polri Berita DPR RI Resmi Lantik Komjen Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri Baru Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 1 Oktober 2026: Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 1 Oktober 2026 Turun, Cek Rincian Lengkapnya Sekarang Cuaca Waspada! 325 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Ancaman Karhutla Meningkat Regional Menko PMK Muhadjir Effendy Kunjungi Anjir Batola, Perkuat Sinergi Pembangunan Wilayah

Orkitis

Bagikan:

Orkitis adalah peradangan pada salah satu atau kedua testis.[1] Orkitis disebabkan oleh sejumlah bakteri dan virus.[2] Virus yang paling sering menyebabkan orkitis adalah virus gondongan (mumps).[2] Virus lainnya meliputi Coxsackie virus, varicella, dan echovirus.[2] Bakteri yang biasanya menyebabkan orkitisantara lain Neisseria gonorhoeae, Chlamydia trachomatis, Ecoli, Klebsiella pneumoniae, Pseudomonas aeruginosa, Staphylococcus sp, dan Streptococcus sp.[2] Pasien immunocompromised (memiliki respon imun yang diperlemah dengan imunosupresif) dilaporkan terkena orkitis dengan agen penyebab Mycobacterium avium complex, Crytococcus neoformas, Toxoplasma gondii, Haemophilus parainfluenzae, dan Candida albicans.[2] Kebanyakan penyebab orkitis pada laki-laki yang sudah puber adalah gondongan (mumps), di mana manifestasinya biasanya muncul mendadak dalam 3 sampai 4 hari setelah pembengkakan kelenjar parotis.[2]

Gejala orkitis dapat berupa demam, semen mengandung darah, keluar nanah dari penis, pembengkakan skrotum, testis yang terkena terasa berat, membengkak, dan teraba lunak, serta nyeri ketika berkemih, buang air besar(mengedan), melakukan hubungan seksual.[2] Selanglangan penderita orkitis juga dapat membengkak pada sisi testis yang terkena.[2]

Referensi

  1. ↑ "www.tanyadokter.com". Diarsipkan dari asli tanggal 2014-07-18. Diakses tanggal 2014-06-21.
  2. 1 2 3 4 5 6 7 8 "orkitis". Diarsipkan dari asli tanggal 2014-03-18. Diakses tanggal 2014-06-21.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan