Rabu, 30 September 2026
20:34 WIB
TERKINI
Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti Berita Kekacauan Komunikasi Fatal: KNKT Ungkap Penyebab Tabrakan Maut KA di Bekasi Berita Terkuak Pemilik Miras dan Barang Mewah di Lapas Cibinong, 5 Pejabat Dinonaktifkan Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 30 September 2026: Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 30 September 2026: Naik Rp15 Ribu, Cek Detailnya Hukum Kejakgung Diminta Usut Tuntas Korupsi PT PSMI, Lindungi Ribuan Petani Terdampak Lampung Timur Perjuangan Berat Padamkan Karhutla Way Kambas: Api Bawah Tanah Jadi Tantangan Utama Regional Misteri Kematian Dua Pemuda di Lembang, Saksi Kunci Mulai Membaik Lampung Tengah Tragedi KM Virgo Renggut Feris, Dua Anak Kehilangan Tulang Punggung Keluarga Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti Berita Kekacauan Komunikasi Fatal: KNKT Ungkap Penyebab Tabrakan Maut KA di Bekasi Berita Terkuak Pemilik Miras dan Barang Mewah di Lapas Cibinong, 5 Pejabat Dinonaktifkan Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 30 September 2026: Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 30 September 2026: Naik Rp15 Ribu, Cek Detailnya Hukum Kejakgung Diminta Usut Tuntas Korupsi PT PSMI, Lindungi Ribuan Petani Terdampak Lampung Timur Perjuangan Berat Padamkan Karhutla Way Kambas: Api Bawah Tanah Jadi Tantangan Utama Regional Misteri Kematian Dua Pemuda di Lembang, Saksi Kunci Mulai Membaik Lampung Tengah Tragedi KM Virgo Renggut Feris, Dua Anak Kehilangan Tulang Punggung Keluarga Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh

Organisisme

Bagikan:

Organisisme adalah pandangan filosofis yang meyakini bahwa alam semesta dan berbagai komponennya (termasuk masyarakat manusia) sepatutnya dianggap "hidup" dan "teratur", seperti halnya organisme hidup.[1][2] Ciri penting dari pandangan ini adalah gagasan bahwa unsur-unsur organistik bukanlah "hal-hal" yang diam, tetapi merupakan komponen yang dinamis dan merupakan dari suatu sistem menyeluruh yang selalu berubah.

Banyak pakar yang meyakini bahwa Athena Kuno merupakan tempat asal aliran organisme. Pada abad ke-4 SM, Plato menjadi salah satu filsuf pertama yang menganggap alam semesta sebagai yang-ada yang hidup dan cerdas, seperti yang ia kemukakan dalam Philebus dan kemudian dalam Republik dan Theatetus.[3]

Referensi

  1. ↑ "Plato: Organicism | Internet Encyclopedia of Philosophy". www.iep.utm.edu. Diakses tanggal 2020-06-11.
  2. ↑ Gilbert, S. F., and S. Sarkar. 2000. "Embracing Complexity: Organicism for the 21st Century." Develop Dynam 219: 1–9.
  3. ↑ "Organicism - Logic And Metaphysics". science.jrank.org (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2020-06-11.


Ikon rintisan

Artikel bertopik filsafat ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan