Sabtu, 24 Oktober 2026
12:32 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung
Orde Santo Olav

Orde Santo Olav

Bagikan:
Orde Santo Olav
Sankt Olavs Orden
lossy-page1-250px-St.Olavsordens_kraschan_-_Livrustkammaren_-_30274.tif.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Tanda kehormatan untuk kelas Salib Agung (jenis pertama)
Dianugerahkan oleh
60px-Royal_Arms_of_Norway.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Raja Norwegia
TipeOrde kekesatriaan dengan lima tingkatan
Didirikan21 Agustus 1847;179 tahun lalu (1847-08-21)
MottoRET OG SANDHED
(Keadilan dan Kebenaran)
KriteriaPencapaian luar biasa untuk negara dan kemanusiaan
StatusKini dianugerahkan
Pemilik AgungRaja Harald V
TingkatSalib Agung dengan Kalung
Salib Agung
Panglima dengan Bintang
Panglima
Kesatria Kelas Ke-1
Kesatria
Prioritas
Tingkat lebih tinggiTidak ada (dahulunya Orde Singa Norwegia)
Tingkat lebih rendahOrde Jasa
120px-St._Olavs_Orden_stripe.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Pita Orde Santo Olav

Orde Santo Olav (bahasa Norwegia:Den Kongelige Norske Sankt Olavs Orden; atau nama lamanya Sanct Olafs Orden) adalah sebuah orde kekesatriaan Norwegia yang didirikan oleh Raja Oscar I pada tanggal 21 Agustus 1847. Orde ini dinamakan berdasarkan Raja Olav II yang kemudian dikenal sebagai Santo Olav.[1]

Sesaat sebelum persatuan Swedia dan Norwegia dibubarkan pada tahun 1905, Orde Singa Norwegia didirikan pada tahun 1904 oleh Raja Oscar II. Namun, tidak ada penganugerahan orde tersebut yang dilakukan oleh penerusnya, Raja Haakon VII. Orde Santo Olav kemudian menjadi satu-satunya orde kekesatriaan kerajaan tersebut hingga 80 tahun kemudian. Pemilik Agung orde ini adalah Penguasa Monarki Norwegia yang sedang bertakhta. Orde ini digunakan untuk memberikan penghargaan kepada orang-orang atas pencapaian yang luar biasa untuk negara dan kemanusiaan. Sejak tahun 1985, orde ini hanya dianugerahkan kepada warga negara Norwegia saja, meskipun ada beberapa kepala negara dan anggota keluarga kerajaan asing juga dianugerahkan sebagai bentuk penghormatan/hadiah.

Tingkatan dan kelas

Penguasa Monarki Norwegia yang sedang bertakhta merupakan Pemilik Agung dari orde ini.[2] Orde ini terdiri atas tiga tingkatan, dua di antaranya terbagi lagi menjadi dua kelas.[1] Orde Santo Olav dapat dianugerahkan atas dasar jasa orang sipil maupun militer. Kalung orde diberikan sebagai tanda kehormatan yang terpisah dari Salib Agung kepada penerima-penerima yang telah berjasa amat berguna.

  • Salib Agung (Storkors) – dianugerahkan kepada kepala negara sebagai penghormatan/hadiah dan dalam kesempatan langka kepada seseorang atas jasa mereka. Mengenakan lencana yang tergantung di kalung logam disertai patra di dada kiri; lencana tergantung pada sebuah selempang yang dikenakan di pundak kanan apabila kalung logam tidak dikenakan.
  • Panglima, terbagi menjadi dua kelas:
    • Panglima dengan Bintang (Kommandør med stjerne) – mengenakan lencana tergantung pada kalung kerah disertai patra di dada kiri.
    • Panglima (Kommandør) – mengenakan lencana tergantung pada kalung kerah.
  • Kesatria, terbagi menjadi dua kelas:
    • Kesatria Kelas Ke-1 (Ridder av 1. klasse) – mengenakan lencana tergantung pada pita di dada kiri.
    • Kesatria (Ridder) – mengenakan lencana tergantung pada pita di dada kiri.
Pita harian
120px-St_Olavs_Orden_storkors_stripe.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Salib Agung dengan Kalung
120px-St_Olavs_Orden_storkors_stripe.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Salib Agung
120px-St_Olavs_Orden_kommand%C3%B8r_med_stjerne_stripe.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Panglima dengan Bintang
120px-St_Olavs_Orden_kommand%C3%B8r_stripe.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Panglima
120px-St_Olavs_Orden_ridder_1_klasse_stripe.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kesatria Kelas Ke-1
120px-St._Olavs_Orden_stripe.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kesatria

Kedudukan

Orde Santo Olav adalah tanda kehormatan sipil tertinggi yang kini dianugerahkan oleh Norwegia dan hanya berkedudukan lebih rendah dari Salib Perang dalam ranah militer di antara semua tanda kehormatan Norwegia yang masih dianugerahkan dalam tingkatan yang umum.

Di dalam tata tempat yang digunakan oleh pihak Istana Kerajaan Norwegia, pemegang Orde Santo Olav Kerajaan Norwegia dengan Kalung memiliki urutan ke-15 dalam tata tempat, tepat setelah Mistress of the Robes dan para Jenderal, serta tepat sebelum penerima Salib Perang dengan Pedang. Sementara itu, pemegang Salib Agung Orde Santo Olav memiliki urutan ke-16 dalam tata tempat.

Referensi

  1. 1 2 Hieronymussen 1968, hlm. 102.
  2. ↑ Statuta, §2

Daftar pustaka

  • Hieronymussen, Poul Ohm (1968). Lundø, Jørgen (ed.). Europæiske ordner i farver [Eurooppalaiset kunniamerkit värikuvina] (dalam bahasa Dansk). Diterjemahkan ke bahasa Suomi oleh Karnila, Christen. Porvoo, Helsinki: Werner Söderström. OCLC 466954328.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  • "St. Olavs Orden: Statutter" (dalam bahasa Norwegia). Istana Kerajaan Norwegia. Diakses tanggal 23 Juli 2022.

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Order of St. Olav.
40px-Wiki_letter_w.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Artikel ini tidak memiliki konten kategori. Bantulah dengan menambah kategori yang sesuai sehingga artikel ini terkategori dengan artikel lain yang sejenis.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan