Selasa, 03 November 2026
10:30 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare
Orang Monguor

Orang Monguor

kelompok etnik

Bagikan:
Monguor/Tu/Mongghul
A Monguor woman in Huzhu County, Xining, Qinghai Province
Seorang wanita Monguor di Huzhu, Xining, provinsi Qinghai
Jumlah populasi
289.565 (Sensus 2010)
Daerah dengan populasi signifikan
Tiongkok: Qinghai dan Gansu
Bahasa
Monguor dan Wutun
Agama
Sekte Kuning (atau Buddhisme Tibet), Buddha, Tao, Kristen, Islam dan Syamanisme
Kelompok etnik terkait
Mongol

Suku atau orang Monguor (Hanzi:蒙古尔; Tu: Mongghul), Tu (Hanzi:土族), Mongol Putih atau Mongol Tsagaan, adalah salah satu dari 56 kelompok etnis di Tiongkok yang diakui secara resmi oleh pemerintah Republik Rakyat Tiongkok. Kategori etnis "Tu" dibuat pada 1950-an.

Menurut sensus tahun 2000, total populasi Monguor berjumlah 241.198 orang, yang sebagian besar tinggal di provinsi Qinghai dan Gansu. Sedangkan dalam sensus tahun 2010, jumlah mereka meningkat menjadi 289.565 jiwa. Orang-orang Monguor berbicara bahasa Monguor, yang termasuk dalam rumpun bahasa Mongolia, tetapi telah sangat dipengaruhi oleh dialek lokal Mandarin dan Tibet. Saat ini, hampir semua orang Tu berbicara bahasa Mandarin. Sebagian besar berprofesi sebagai petani dan sebagian lagi memelihara ternak.

Budaya dan organisasi sosial mereka dipengaruhi oleh Buddha Tibet, Konfusianisme, Taoisme dan kepercayaan lokal. Beberapa orang Tu di Huzhu dan Minhe beragama Kristen, hasil dari pekerjaan misionaris asal Amerika Serikat dan Korea yang masih terus berlangsung di daerah tersebut.

Sejarah etnis Monguor masih diperdebatkan, ada beberapa pendapat mengenai asal-usul mereka seperti: dari orang Xianbei di kerajaan Tuyuhun, dari pasukan Mongol yang datang ke Qinghai-Gansu saat penaklukan Mongol atau dari etnis Shatuo hingga dari etnis Han Tiongkok.[1][2]

  • Orang Mongour, tahun 1901.
    Orang Mongour, tahun 1901.
  • Pakaian khas orang Tu.
    Pakaian khas orang Tu.
  • Pertunjukan tari topeng Monguor.
    Pertunjukan tari topeng Monguor.

Referensi

  1. ↑ Ha Mingzong, Ha Mingzhu, C.K Stuart.(2013) 'Mongghul Ha Clan Oral History Documentation', in Oral Literature in the Digital Age: Archiving Orality and Connecting with Communities, pg. 134.
  2. ↑ Hu, Alex J.(2010) 'An overview of the history and culture of the Xianbei ('Monguor'/'Tu')', Asian Ethnicity, 11: 1, 95 – 164.


Ikon rintisan

Artikel bertopik budaya ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan