Kamis, 08 Oktober 2026
05:16 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya
Orang Ambai

Orang Ambai

suku bangsa dari Papua, Indonesia

Bagikan:
Suku Ambai
Ampari
250px-Papuan_Dance_from_Yapen.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Jumlah populasi
7.500[1]
Daerah dengan populasi signifikan
Kabupaten Kepulauan Yapen
Bahasa
Indonesia •Ambai
Agama
Kristen Protestan
Kelompok etnik terkait
Yapen (Yawa Unat •Busami •Arui Sai •Berbai •Pombawo •3W)

Suku Ampari (atau Ambai) adalah kelompok rumpun etnis Yapen yang mendiami pesisir timur Pulau Yapen yang meliputi Kepulauan Ambai,[1] Nusawani, Angkaisera, Teluk Ampimoi dan pesisir barat Yapen Timur, Kabupaten Kepulauan Yapen, Provinsi Papua, Indonesia. Populasi suku Ambai berjumlah sekitar 7.500 jiwa yang tersebar di sepuluh desa.[1] Kesepuluh desa tersebut adalah Ambai, Rondepi, Adiwipi, Randawaipi, Menawi, Wadapi-Laut, Randaways, Wari-Roni, Sumberbaba, Nunsembai, dan Dawai.[1] Suku ini dikenal sudah lama berhubungan dengan dunia luar. Hal ini terlihat dari suku Ampari sudah mengenal metode perladangan padi dan kegiatan perdagangan "kain timur",[1] selain itu suku ini bisa ditemui di wilayah di luar Kepulauan Yapen setelah bermigrasi seperti di pesisir Waropen, Jayapura, Nabire, Wasior, Biak, Sorong, dan Manokwari.[2]

Etimologi

Nama Ambai sendiri berasal dari kata embai yang dalam bahasa Ambai berarti "bulan". Sedangkan Ampari adalah nama dewa dalam mitologi lokal yang berwujud binatang yang dikisahkan dalam cerita rakyat Serador dan Ampari.[3] Suku Ampari juga biasa dipanggil berdasarkan nama kampungnya seperti orang Ambai, orang Menawi, orang Wadapi, orang Saweru, orang Korombobi, dan orang Randawaya.

Bahasa

Bahasa yang digunakan adalah Bahasa Ambai[4] dengan dialek yang berbeda di masing-masing kampung. Menurut glottolog terdapat tiga dialek bahasa Ambai, Ambai Pusat, Randawaya, dan Menawi.[5]

Referensi

  1. 1 2 3 4 5 Hidayah, Zulyani (April 2013). Ensiklopedi Suku Bangsa di Indonesia. Jakarta: Yayasan Pustaka Obor Indonesia. hlm. 475. ISBN 978-979-461-929-2.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tahun (link) Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ Krey, Yulita (2024-07-05). "Awal Keberadaan Suku Ambai di Manokwari". RRI. Diakses tanggal 2024-10-25.
  3. ↑ Embram, Esther Rita (2021-04-06). "Representasi Sosial Budaya Suku Ambai dalam Cerita Rakyat". Kibas Cenderawasih. Balai Bahasa Provinsi Papua. Diakses tanggal 2024-10-25.
  4. ↑ Limbu, Anggun Permata Indah (2022-05-10). Studi Ecoliteracy terhadap Sakralitas Tanah sebagai Ibu Menurut Pandangan Suku Yawa Unat, Papua, Bab III Analisa Data Lapangan dalam Masyarakat Adat Suku Yawa Unat. Repositori Institusi (Tesis). Diakses tanggal 2024-10-25.
  5. ↑ "Glottolog 5.0 - Ambai". Glottolog 5.0. Diakses tanggal 2024-10-28.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan