| Operasi Pesta Copet | |
|---|---|
Poster rilis | |
| Sutradara | Edy Khemod |
| Produser |
|
| Ditulis oleh | |
| Pemeran |
|
| Penata musik |
|
| Sinematografer | Dicky R. Maland |
| Editor | Aline Jusria |
Perusahaan produksi |
|
| Distributor | Antenna Entertainment (Malaysia) |
Tanggal rilis |
|
| Durasi | 113 menit |
| Negara | Indonesia |
| Bahasa | Bahasa Indonesia |
Operasi Pesta Copet adalah film komedi kriminal Indonesia yang disutradarai oleh Edy Khemod. Terinspirasi dari maraknya aksi pencopetan terjadi di festival-festival musik , film ini dibintangi oleh Iqbaal Ramadhan, Kristo Immanuel, Zulfa Maharani, Kawai Labiba, dan Fauzan Lubis. Tayang perdana di bioskop Indonesia pada 27 Agustus 2026.[1]
Awalnya diperkenalkan dengan judul Operasi Pestapora pada gelaran Pestapora 2025. Imajinari bertindak sebagai rumah produksi utama, didampingi oleh Boss Creator selaku pemilik hak kekayaan intelektual Pestapora, serta Angin Segar.[2] Menjelang jadwal penayangan, judul film kemudian diganti menjadi Operasi Pesta Copet dengan alasan untuk memperjelas maksud dari filmnya.[3]
Film ini merupakan karya debut Edy Khemod sebagai sutradara film panjang, sekaligus bertindak sebagai penulis skenario bersama Rino Sarjono. Ide cerita berawal dari pengalaman Edy Khemod sebagai drummer Seringai, yang mendapatkan laporan bahwa seorang pencopet tertangkap di lokasi festival musik saat mengenakan pakaian dan atribut Serigala Militia, komunitas penggemar Seringai.[4]
Sinopsis
Ditekan kondisi ekonomi, Ijal (Iqbaal Ramadhan) yang hidupnya mendadak berantakan karena terkena PHK ditambah ibunya terjerat hutang, meskipun dibantu sahabatnya Adut (Kristo Immanuel) bekerja serabutan tapi tak pernah cukup menutupi kebutuhan. Mereka mengajak serta Tia (Zulfa Maharani) dan Melodi (Kawai Labiba) yang mengerti skena musik Indonesia, bersama merencanakan aksi pencopetan masal di festival musik terbesar di Indonesia, Pestapora.[5]
Pemeran
- Iqbaal Ramadhan sebagai Ijal
- Shakeel Fauzi sebagai Ijal Kecil
- Kristo Immanuel sebagai Adut
- Kawai Labiba sebagai Melodi
- Malika Damara sebagai Melodi Kecil
- Zulfa Maharani sebagai Tia
- Fauzan Lubis sebagai Silet
- Azizah Hanum sebagai Hanum, wartawan
- Ardit Erwandha sebagai Maman, juru kamera
- Kiki Narenda sebagai Toni, kepala keamanan
- Mal Jupri sebagai Alot, petugas keamanan
- Rio Dumatubun sebagai Opik, petugas keamanan
- Martin Anugrah sebagai Iwan
- Totos Rasiti sebagai Somali, ayah Adut
- Yeyen Lidya sebagai Ibu Ijal
- Ciaxmen sebagai Klimis, penadah
- Damita Almira sebagai Melly
- Nizar Umar sebagai Dodi
- Myesha Lin sebagai Mila
- Bukie B. Mansyur sebagai Polisi 1
- Ricky Malau sebagai Polisi 2
- Yono Bakrie sebagai Pemulung
- Arie Kriting sebagai Korban Copet 1
- Priska Baru Segu sebagai Korban Copet 2
Penampilan spesial
Soundtracks
| Judul lagu | Penyanyi | Pencipta | Produksi |
|---|---|---|---|
| "Kita Melawan Dunia" | BAALE | Iqbaal Dhiafakhri Ramadhan dan Andi Awwe Wijaya | YMTM Records |
| "Tandeman" | Ipang Lazuardi | HITS Records | |
| "1001 Macam" | Rhoma Irama | Le Moesiek Revole | |
| "Lepas" | Rub of Rub | Mochamad Rizwan Sukarna dan Muhammad Akbar Nurhakim | La Munai Records |
| "Planetarium" | Jirapah | Ken Jenie | Kolibri Rekords |
| "Teenage Daydream" | Barefood | Rachmad Triyadi | Anoa Records |
| "Sambutlah" | The Jeblogs | Amirul Muttaqin, Valentino Mahoni Haris Pangestu, Ryan Ramadhan, Febrianto Prima Kurniwan Riadi dan Gus Dani Ardiansyah | Senaca Asilum |
| "Tiba Tiba Terjadi" | Morfem | Jimi Multazam dan Pandu Fuzztoni | MRFM Records |
| "Jim Labrador" | The Panturas | Bagus Patria, Abyan Nabillio, Surya Fikri dan Rizal Taufik | La Munai Records |
| "21st Century Boy" | Teenage Death Star | Firman Zaenudin, Alvin Yunata, Heivi Syarifuddin, Dandi Achmad Ramdhani dan Satria Nurbambang | FFWD Records |
| "Children of Eden" | Down For Life | Rio Baskara dan Stephanus Adjie | Blackandje Records |
| "Amalan Baik" | Perunggu | Ildo Reynardian Hasman, Maulana Malik Ibrahim, Muhammad Adam Faisal Adenan, Enrico Octaviano dan Petra Sihombing | Podium Entertainment |
| "Pulpen Ilang" | Sukses Lancar Rejeki | Maheswara Saptapadilaya Arundaya Herlambang | Kobra Records |
| "Mystery" | White Chorus | Emir Agung Mahendra dan Clara Friska Adinda | HAPPYSAD Records |
| "Desert Rose" | BABON | Rayi Raditia dan Wahyudi Raupp | Batov Records |
| "Kau Pemeran Utama di Sebuah Opera" | The Jansen | Cinta Rama Bani Satria dan Adji Pamungkas | Bens & Co Studio |
Referensi
- ↑ cinema21, OPERASI PESTA COPET, diakses tanggal 2026-07-31
{{citation}}: Pemeliharaan CS1: Nama numerik: daftar penulis (link) - ↑ Hypeabis. "Hypeabis - Imajinari & Boss Creator Umumkan Akan Produksi Film Operasi Pestapora". Hypeabis. Diakses tanggal 2026-08-04.
- ↑ Priwiratu, Elizabeth Chiquita Tuedestin (2026-06-19). "Alasan Film Operasi Pesta Pora Ganti Judul Jadi Operasi Pesta Copet". IDN Times. Diakses tanggal 2026-08-01.
- ↑ "Fenomena Copet di Konser, Ide Awal Edy Khemod Garap Film Operasi Pesta Pora". suara.com. Diakses tanggal 2026-08-01.
- ↑ "Sinopsis Operasi Pesta Copet, Film Terbaru Iqbal Ramadhan". kumparan. Diakses tanggal 2026-07-31.
Lihat juga
Pranala Luar
- Operasi Pesta Copet di IMDb (dalam bahasa Inggris)
Tokoh kunci: Ernest Prakasa · Dipa Andika | ||||||
| Film |
| |||||
| Serial web |
| |||||