Minggu, 04 Oktober 2026
05:46 WIB
TERKINI
Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan
Operasi Herkules

Operasi Herkules

Bagikan:
Operation Herkules / Operazione C3
Bagian dari Mediterranean and Middle East Theatre of the Second World War
330px-General_map_of_Malta.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Malta
Lokasi35°53′N 14°30′E / 35.883°N 14.500°E / 35.883; 14.500
TujuanPendudukan Malta
HasilDibatalkan, November 1942

Operasi Herkules (Unternehmen Herkules/Operazione C3) adalah kode nama pasukan Jerman yang diberikan untuk perencanaan operasi yang dibatalkan, bertujuan untuk menduduki Malta selama Perang Dunia II. Melalui pendaratan gabungan udara dan laut, Italia dan Jerman berharap untuk mengeliminasi Malta sebagai basis angkatan udara dan angkatan laut Inggris dan mengamankan aliran pasokan perang di seluruh Laut Mediterania untuk pasukan mereka di Libya dan Mesir. Persiapan besar-besaran untuk invasi ini dilaksanakan tetapi kemenangan Axis di Pertempuran Gazala (26 Mei-21 juni 1942), pendudukan Tobruk pada tanggal 21 juni dan Unternehmen Aïda (Operasi Aïda), pengejaran Inggris saat mereka mundur ke Mesir, menyebabkan rencana ini ditunda dan kemudian dibatalkan pada bulan November 1942.

Axis berencana untuk menyerang Malta berasal dari sebuah studi militer yang dilakukan dipertengahan tahun 1930-an selama Perang Italia-Etiopia Kedua. Pada tahun 1938, komando Pasukan Italia memperkirakan jumlah transportasi laut yang diperlukan untuk menggelar pasukan dalam jumlah besar kedalam Afrika Utara dan studi tersebut menunjukkan bahwa penaklukan Malta diperlukan untuk itu. Konsep penyerbuan laut tersebut digambar dan diperbarui secara berkala tapi Regia Marina (Angkatan laut italia) awalnya menunjukkan sedikit minat dalam hal itu.[1] konsep itu disetujui pada pertemuan antara Adolf Hitler dan Benito Mussolini dari tanggal 29 hingga 30 April 1942.

Rencana dan Persiapan Axis

Pasukan Udara

250px-Italian_bombing_of_the_Grand_Harbor%2C_Malta.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Pemboman Italia di Grand Harbour, Malta
250px-Bundesarchiv_Bild_101I-568-1549-15%2C_Italien%2C_Lastensegler_DFS_230_bei_Landung.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Pelayang Jerman DFS 230 dipersiapkan unuk Herkules diperlengkapi dengan parasut rem penahan (atau "crane"). Parasut ini mengurangi jarak pendaratan dan memperbolehkan penempatan yang lebih presisi dekat dengan sasaran tujuan

Komponen komando terjun payung Herkules' itu diberikan kepada Mayjen Kurt Student dan XI Fliegerkorps. Student sebelumnya telah merencanakan dan melaksanakan penyerbuan udara di Kreta pada bulan Mei 1941. Berbeda dengan tergesa-gesanya perencanaan pendaratan yang diperlukan untuk operasi itu, Student sekarang punya dua bulan untuk mempersiapkan penerjunan dan ia bertekad untuk tidak mengulangi kesalahan-kesalahan yang dibuat sebelumnya di Kreta. Pengetahuan terhadap posisi perkubuan musuh di Malta banyak tersedia, terima kasih berkat pemetaan udara oleh pihak Italia. Setiap perkubuan, dudukan artileri dan baterai anti serangan udara dicatat dan dipelajari dengan saksama. Student kemudian menyatakan bahwa bahwa "Kita bahkan tahu berapa kaliber meriam pertahanan pesisir, dan berapa derajat mereka bisa diputar kearah darat".[2]

Sepuluh Gruppen pengangkut Junkers Ju 52 dengan 500 pesawat, yang dialokasikan untuk penyerbuan udara bersama dengan 300 DFS 230 glider (membawa sepuluh orang masing-masing) dan 200 lebih Go 242 glider (masing-masing membawa 23 orang atau kendaraan ringan/gun). Juga harus disertakan adalah dua lusin Messerschmitt Me 321 Gigant glider mampu membawa hingga 200 sepenuhnya dilengkapi payung atau 25 ton tangki. Pelayang ini harus ditarik oleh pesawat yang baru dikembangkan ini Dia 111Z (Zwilling), bermesin lima modifikasi Ia 111 medium bomber.[3]

Regia Aeronautica (AU Kerajaan Italia) akan berkontribusi sekitar 180-220 pesawat transport, sebagian besar pesawat bermesin tiga SM.75s (masing-masing membawa 24-28 orang ), SM.81s (masing-masing membawa 12-14 orang) dan SM.82 (masing-masing membawa 30-34 orang ).[4]

Referensi

  1. ↑ Greene/Massignani, p. 64
  2. ↑ Bekker, p.352
  3. ↑ Green, p.648
  4. ↑ "Could Royal Navy save Malta?". groups.google.com. 2013. Diakses tanggal 12 Agustus 2013.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Operasi Herkules.
Ikon rintisan

Artikel bertopik militer ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan