Minggu, 25 Oktober 2026
19:23 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung
Operasi Gibraltar

Operasi Gibraltar

Bagikan:
Operasi Gibraltar
Bagian dari Perang India-Pakistan 1965
250px-Kashmir_gibraltar.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Pakistan masuk ke daerah yang ditandai dalam hijau tua.
TanggalAgustus 1965
Lokasi
Hasil

Tidak ada perolehan yang besar di antara kedua belah pihak.[1][2][3]

Dimulainya Perang Kashmir Kedua.
Pihak yang terlibat
 Pakistan  India
Pemimpin atau tokoh terkemuka
May. Jend. Akhtar Hussain Malik[4][5][6] Jend. J.N Chaudhurie
Brigjen. Z.C.Bakhshi[6]
Kekuatan
5.000 - 40.000 100.000 – 200.000
Korban jiwa dan kerugian
4.000[7][8] - 8,000[9] 1341

Operasi Gibraltar adalah codename (nama kode) yang diberikan kepada strategi Pakistan untuk menyusup ke Jammu dan Kashmir, India, dan memulai pemberontakan melawan pemerintahan India. Operasi ini dilancarkan pada Agustus 1965. Tentara Penerjun Payung Lintas Udara Pakistan ke-50 dan gerilyawan Pakistan, menyamar sebagai penduduk lokal, memasuki Jammu dan Kashmir dari Pakistan dengan tujuan menghasut pemberontakan di antara Muslim Kashmir. Namun, strategi ini berjalan kacau dari awal karena tidak terkoordinasi dengan baik dan para penyusup segera ditemukan.

Operasi ini adalah operasi yang besar karena memicu keterlibatan militer dengan skala besar antara dua negara yang bertentangga ini, pertama kali sejak Perang India-Pakistan 1947. Kesuksesan operasi ini, seperti yang diperkirakan oleh perencana Pakistannya, bisa saja memberikan Pakistan kontrol atas Kashmir yang bersatu; sesuatu yang diinginkan oleh Pakistan untuk diraih sedini mungkin.

Referensi

  1. ↑ Schofield, Victoria (2003). Kashmir in conflict: India, Pakistan and the unending war. I.T. Tauris & Co Ltd, 2003. ISBN 1-86064-898-3.
  2. ↑ Dossani, Rafiq (2005). Prospects for peace in South Asia. Stanford University Press, 2005. ISBN 0-8047-5085-8.
  3. ↑ Wirsing, Robert (1994). India, Pakistan, and the Kashmir dispute: on regional conflict and its resolution. St. Martins Press, 1998. ISBN 0-312-17562-0.
  4. ↑ Ahmad, Mustasad (1997). Living up to heritage: history of the Rajput Regiment 1947-1970. Lancer Publishers,. hlm. 245.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanda baca tambahan (link)
  5. ↑ Singh, Sukhwant. India's Wars Since Independence. hlm. 416.
  6. 1 2 Rao, K. V. Krishna (1991). Prepare or perish: a study of national security. Lancer Publishers. hlm. 123. ISBN 978-81-7212-001-6.
  7. ↑ "Kashmiris didn't back Pakistan in 1965: Gohar" (HTML). The Tribune. 6 June, 2005. Diakses tanggal 2007-07-08. {{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam: |date=
  8. ↑ "Opinion: The Way it was 4: extracts from Brig (retd) ZA Khan's book". Defence Journal. Dynavis (Pvt) Ltd. Mei 1998. Diarsipkan dari asli (HTML) tanggal 2010-11-13. Diakses tanggal 2007-07-08.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  9. ↑ "Ayub misled nation in '65 war: Nur Khan". Khaleej Times. 8 September, 2005. Diarsipkan dari asli (HTML) tanggal 2013-05-21. Diakses tanggal 2007-07-08. {{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam: |date=

Pranala luar


Ikon rintisan

Artikel bertopik militer ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan