Sabtu, 26 September 2026
09:08 WIB
TERKINI
Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG Account KG Media ID: Satu Akun untuk Kemudahan Akses Seluruh Layanan Digital Ekonomi Dan Bisnis Harga Buyback Emas Antam Anjlok Rp20 Ribu per Gram pada 25 September 2026 Lampung DPRD Lampung Tengah Soroti Perubahan Substansi Perda SOTK Tanpa Pemberitahuan Teknologi Meta Rilis Muse Charm: Gadget Saku Cerdas dengan Asisten AI Revolusioner Berita KAI Siap Gerakkan Rail Clinic ke Pelosok, Perluas Akses Kesehatan Masyarakat Bandar Lampung Inovasi Pendidikan Lampung: Guru Ahli Mengajar Lintas Sekolah Tingkatkan Mutu Nasional Bandar Lampung Tragedi Kelengkeng di Lampung Tengah: Siswa 9 Tahun Meninggal, Program MBG Dievaluasi Account KG Media ID: Satu Akun untuk Seluruh Ekosistem Digital Kompas Gramedia Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG Account KG Media ID: Satu Akun untuk Kemudahan Akses Seluruh Layanan Digital Ekonomi Dan Bisnis Harga Buyback Emas Antam Anjlok Rp20 Ribu per Gram pada 25 September 2026 Lampung DPRD Lampung Tengah Soroti Perubahan Substansi Perda SOTK Tanpa Pemberitahuan Teknologi Meta Rilis Muse Charm: Gadget Saku Cerdas dengan Asisten AI Revolusioner Berita KAI Siap Gerakkan Rail Clinic ke Pelosok, Perluas Akses Kesehatan Masyarakat Bandar Lampung Inovasi Pendidikan Lampung: Guru Ahli Mengajar Lintas Sekolah Tingkatkan Mutu Nasional Bandar Lampung Tragedi Kelengkeng di Lampung Tengah: Siswa 9 Tahun Meninggal, Program MBG Dievaluasi Account KG Media ID: Satu Akun untuk Seluruh Ekosistem Digital Kompas Gramedia

Oomoto

Cabang Aliran Gerakan Agama Baru

Oomoto (大本 Ōmoto)[1] juga dikenal sebagai Oomoto-kyo (大本教 Ōmoto-kyō), adalah sebuah sekte, yang sering dikategorisasikan sebagai agama Jepang baru yang berasal dari Shinto; sekte tersebut didirikan pada 1892 oleh Deguchi Nao (1836–1918). Pemimpin spiritual pada gerakan tersebut umumnya adalah wanita; tetapi, Deguchi Onisaburō (1871–1948) dianggap figur berpengaruh dalam Oomoto sebagai seorang seishi (guru spiritual).

Referensi

  1. ↑ "Frequently Asked Questions About Oomotopolll". Ōmoto. Diakses tanggal 201.{{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam: |accessdate=

Bacaan tambahan

  • Nancy K. Stalker, "Prophet Motive: Deguchi Onisaburo, Oomoto and the Rise of New Religion in Imperial Japan," University Of Hawaii, 2008, ISBN 0-8248-3226-4
  • Emily Groszos Ooms, Women and Millenarian Protest in Meiji Japan: Deguchi Nao and Omotokyo, Cornell Univ East Asia Program, 1993, ISBN 978-0-939657-61-2
  • The Great Onisaburo Deguchi, by Kyotaro Deguchi, translated by Charles Rowe, ISBN 4-900586-54-4
  • Iwao, Hino. The Outline of Oomoto. Kameoka, Japan, 1968.
  • Murakami Shigeyoshi. Japanese Religion in the Modern Century. Translated by H. Byron Earhart. Tokyo, 1980. Originally published as Kindai hyakunen no shukyo. ISBN 978-0-86008-260-6
  • Yasumaru Yoshio. Deguchi Nao Tokyo, 1977.

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan