Minggu, 25 Oktober 2026
03:27 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung
Ōmura Sumitada

Ōmura Sumitada

Bagikan:
Ini adalah nama Jepang, nama keluarganya adalah "Ōmura".
Infobox orangŌmura Sumitada
250px-%C5%8Cmura_Sumitada_%28cropped%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Suntingan nilai di Wikidata
Biografi
Kelahiran1533 Suntingan nilai di Wikidata
Prefektur Nagasaki Suntingan nilai di Wikidata
Kematian23 Juni 1587 Suntingan nilai di Wikidata (53/54 tahun)
Penyebab kematianTuberkulosis Suntingan nilai di Wikidata
Daimyo
Suntingan nilai di Wikidata
Kegiatan
PekerjaanSamurai Suntingan nilai di Wikidata
Lain-lain
Gelar bangsawanDaimyo Kesalahan: waktu tidak sah. – Kesalahan: waktu tidak sah. (Kesalahan: waktu tidak sah. – Kesalahan: waktu tidak sah.) Suntingan nilai di Wikidata
AnakQ108057761 Terjemahkan,Ōmura Yoshiaki (en) Terjemahkan Suntingan nilai di Wikidata
AyahArima Haruzumi (en) Terjemahkan Suntingan nilai di Wikidata

Ōmura Sumitada (大村 純忠, 1533 – 23 Juni 1587) adalah daimyo Jepang dari zaman Sengoku. Ia menjadi terkenal di negara tersebut karena telah menjadi daimyo pertama yang menganut agama Kristen setelah kedatangan para misionaris Yesuit pada pertengahan abad ke-16. Setelah ia dibaptis, ia menjadi dikenal sebagai "Dom Bartolomeu". Sumitada juga dikenal sebagai daimyo yang membuka pelabuhan Nagasaki untuk perdagangan internasional.

Kehidupan awal

Ōmura Sumitada lahir pada 1533. Ia adalah putra dari Arima Haruzumi. Ayahnya menjabat sebagai Daimyo Shimabara. Sementara ibu Ōmura Sumitada merupakan putri dari Ōmura Sumiyoshi. Nama masa kecil untuk Ōmura Sumitada adalah Shōdōmaru (勝童丸). Ketika berusia lima tahun, Ōmura Sumitada diadopsi oleh pamannya yang bernama Ōmura Sumisaki. Pada tahun 1550, Ōmura Sumitada menjadi kepala keluarga Ōmura.

Referensi

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan