Selasa, 03 November 2026
22:25 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare

Oligoryzomys destructor

Bagikan:
Oligoryzomys destructor Suntingan nilai di Wikidata
Status konservasi
langid-250px-Status_iucn3.1_LC.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Risiko rendah
IUCN15245 Suntingan nilai di Wikidata
Taksonomi
SuperkerajaanHolozoa
KerajaanAnimalia
FilumChordata
KelasMammalia
OrdoRodentia
FamiliCricetidae
GenusOligoryzomys
SpesiesOligoryzomys destructor Suntingan nilai di Wikidata
Tschudi, 1844
Artikel takson sembarang

Oligoryzomys destructor, juga dikenal sebagai colilargo Tschudi[1] atau tikus padi kerdil destruktif, adalah spesies hewan pengerat dalam genus Oligoryzomys dari keluarga Cricetidae. Spesies ini ditemukan di sepanjang Pegunungan Andes bagian timur dari Kolombia selatan, melalui Ekuador, Peru, dan Bolivia hingga Argentina utara. Habitat alaminya meliputi hutan tropis, subtropis, dan hutan pegunungan pada ketinggian antara 600 hingga 3.350 meter. Dengan persebarannya yang luas dan populasi yang dianggap besar, O. destructor diklasifikasikan oleh IUCN sebagai berisiko rendah.[2]

Deskripsi

Oligoryzomys destructor adalah spesies tikus padi berukuran kecil. Kepalanya berwarna cokelat kemerahan dengan banyak rambut berwarna kehitaman, dan tepat di belakang telinga terdapat bercak pucat. Telinganya memiliki rambut pendek berwarna cokelat pucat di bagian dalam dan rambut yang lebih panjang berwarna kehitaman di bagian luar. Kumisnya berwarna hitam dengan ujung putih dan rambut di ujung moncong berwarna putih. Bulu pada permukaan dorsal tubuh berwarna cokelat kemerahan, diselingi rambut hitam dan beberapa rambut abu-abu dengan ujung pucat. Sisi tubuh berwarna cokelat kemerahan, tenggorokan dan dada berwarna abu-abu pucat, dan perut berwarna putih kekuningan. Ekornya berwarna cokelat dan sedikit lebih pendek daripada panjang gabungan kepala dan tubuh. Permukaan atas kaki belakang memiliki rambut pendek berwarna keperakan, dengan rambut di dekat kuku yang sangat panjang. Bagian bawah kaki berwarna cokelat pucat.[3]

Sebaran

O. destructor terdapat di lereng timur Pegunungan Andes di Amerika Selatan, dengan kisaran ketinggian 600 hingga 3.350 meter. Persebarannya meliputi Kolombia selatan dan Ekuador hingga Peru, Bolivia, dan Argentina barat laut. Habitatnya adalah hutan tropis dan subtropis serta hutan pegunungan, dan di Bolivia spesies ini terutama ditemukan di wilayah Yungas, zona hutan transisi.[2]

Status

O. destructor memiliki wilayah sebaran yang luas, dan meskipun ukuran populasinya belum diperkirakan, di banyak tempat spesies ini umum ditemukan dan kemungkinan memiliki populasi total yang besar. Tidak ada ancaman khusus yang diidentifikasi, dan Uni Internasional untuk Konservasi Alam menetapkan status konservasinya sebagai 'berisiko rendah'.[2]

Referensi

  1. ↑ Musser and Carleton, 2005
  2. 1 2 3 Weksler et al., 2008
  3. ↑ Patton, James L.; Pardiñas, Ulyses F.J.; D’Elía, Guillermo (2015). Mammals of South America, Volume 2: Rodents. University of Chicago Press. hlm. 424. ISBN 978-0-226-16957-6.

Bibliografi

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan